SuaraTasikmalaya.id - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, minum teh sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.
Ada yang menikmatinya di pagi hari, sore, bahkan ada yang selalu minum teh untuk mengiringi waktu makan.
Secangkir teh juga kerap disajikan ketika sedang bersantai, menjamu tamu, dan berkumpul bersama keluarga atau teman-teman.
Secangkir teh hangat memang bisa membuat kita tetap sehat, namun kita harus mengetahui waktu terbaik untuk menikmatinya.
Waktu terbaik untuk minum teh adalah sekitar jam tiga sore, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah flu dan pilek.
Teh mengandung antioksidan sehingga bermanfaat bagi tubuh untuk melawan radikal bebas.
Di dalam tubuh, radikal bebas muncul dari proses pembakaran. Radikal bebas inilah yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh kita.
Kabar terbaiknya adalah teh merupakan minuman yang hampir tidak memiliki kalori.
Kandungan di dalam teh dapat menghambat penyerapan lemak.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ketahui Sisi Terbaik Anda dengan Melihat Objek Visual Berikut
Teh memang mengandung banyak antioksidan dan bisa meningkatkan kekebalan dan juga metabolisme tubuh.
Namun ahli gizi mengatakan bahwa minum teh saat perut kosong setiap pagi dapat memicu asam lambung dan merusak pencernaan.
Berikut adalah sejumlah efek samping dari minum teh di pagi hari, jika dalam keadaan perut yang kosong.
1. Menimbulkan sakit kepala
Minum teh saat perut masih kosong justru bisa menyebabkan sakit kepala setelah mengonsumsinya.
Sebaiknya Anda minum lebih banyak air mineral.
Hal ini dapat membantu meringankan sakit kepala sesudah minum teh ketika perut dalam keadaan kosong.
2. Mengakibatkan gangguan pencernaan dan dehidrasi
Teh bersifat diuretik yang menyebabkan buang air kecil terus menerus dan membuat tubuh dehidrasi.
Di sisi lain, teofilin, zat kimia yang terkandung dalam teh, dapat memiliki efek dehidrasi pada koprolit, dan juga dapat menyebabkan konstipasi.
3. Dapat menghambat penyerapan nutrisi
Teh mengandung senyawa tanin, yang menghambat penyerapan zat besi dari makanan.
Selain itu, kandungan kafein yang terdapat dalam teh juga dapat mengurangi penyerapan nutrisi.
4. Menimbulkan keasaman
Teh mengganggu asam basa cairan lambung, dan keseimbangan basa yang dapat menyebabkan keasaman.
Dengan refluks asam, tubuh bisa merasakan sakit di dada bagian bawah atau GERD.
GERD adalah bagian dari reaksi teh asam di perut. Namun kabar baiknya, kondisi itu bisa dicegah dengan minum teh berbarengan dengan sarapan atau dengan camilan lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main di Al-Nassr, Georgina Rodriguez Pamer Ferrari Rp8,7M
-
5 Tablet RAM 8 GB Paling Murah untuk Produktivitas Pekerja Hybrid, Terbaru Februari 2026
-
Lebih dari Sekadar Barongsai: Deretan Mal Ini Jadi Destinasi Rayakan Imlek Penuh Budaya dan Hiburan
-
5 Lipstik Lokal Anti Luntur hingga 12 Jam, Cocok untuk Berbagai Acara
-
8 Rekomendasi Film Terbaik Tayang di Netflix Februari 2026
-
Devano Curhat Pilu Film Caper Tak Laku di Bioskop, Totalitas Tak Terbalas
-
John Herdman Keliling Eropa Cari Pemain, Liam Oetoehganal Tunjukkan Pesonamu
-
4 Eks Rekan Lionel Messi yang Bisa Susul Kurzawa dan Jean Mota Main di Super League
-
Noel Gallagher Sebut Arsenal Juara Liga Inggris, Tapi Tak Layak Masuk....
-
Siap Masuk ke Indonesia, Infinix Note 60 Pro Bawa Desain Mirip iPhone 17 Pro