/
Sabtu, 17 September 2022 | 20:59 WIB
Waspada, ini bahaya minum teh saat perut kosong (Pixabay)

SuaraTasikmalaya.id - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, minum teh sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. 

Ada yang menikmatinya di pagi hari, sore, bahkan ada yang selalu minum teh untuk mengiringi waktu makan.

Secangkir teh juga kerap disajikan ketika sedang bersantai, menjamu tamu, dan berkumpul bersama keluarga atau teman-teman.

Secangkir teh hangat memang bisa membuat kita tetap sehat, namun kita harus mengetahui waktu terbaik untuk menikmatinya.

Waktu terbaik untuk minum teh adalah sekitar jam tiga sore, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah flu dan pilek.

Teh mengandung antioksidan sehingga bermanfaat bagi tubuh untuk melawan radikal bebas.

Di dalam tubuh, radikal bebas muncul dari proses pembakaran. Radikal bebas inilah yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh kita.

Kabar terbaiknya adalah teh merupakan minuman yang hampir tidak memiliki kalori.

Kandungan di dalam teh dapat menghambat penyerapan lemak.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Ketahui Sisi Terbaik Anda dengan Melihat Objek Visual Berikut

Teh memang mengandung banyak antioksidan dan bisa meningkatkan kekebalan dan juga metabolisme tubuh.

Namun ahli gizi mengatakan bahwa minum teh saat perut kosong setiap pagi dapat memicu asam lambung dan merusak pencernaan.

Berikut adalah sejumlah efek samping dari minum teh di pagi hari, jika dalam keadaan perut yang kosong.

1. Menimbulkan sakit kepala

Minum teh saat perut masih kosong justru bisa menyebabkan sakit kepala setelah mengonsumsinya.

Sebaiknya Anda minum lebih banyak air mineral.

Hal ini dapat membantu meringankan sakit kepala sesudah minum teh ketika perut dalam keadaan kosong.

2. Mengakibatkan gangguan pencernaan dan dehidrasi

Teh bersifat diuretik yang menyebabkan buang air kecil terus menerus dan membuat tubuh dehidrasi.

Di sisi lain, teofilin, zat kimia yang terkandung dalam teh, dapat memiliki efek dehidrasi pada koprolit, dan juga dapat menyebabkan konstipasi.

3. Dapat menghambat penyerapan nutrisi

Teh mengandung senyawa tanin, yang menghambat penyerapan zat besi dari makanan.

Selain itu, kandungan kafein yang terdapat dalam teh juga dapat mengurangi penyerapan nutrisi.

4. Menimbulkan keasaman

Teh mengganggu asam basa cairan lambung, dan keseimbangan basa yang dapat menyebabkan keasaman.

Dengan refluks asam, tubuh bisa merasakan sakit di dada bagian bawah atau GERD. 

GERD adalah bagian dari reaksi teh asam di perut. Namun kabar baiknya, kondisi itu bisa dicegah dengan minum teh berbarengan dengan sarapan atau dengan camilan lain.

Load More