SuaraTasikmalaya.id – Kisah lama Diva Indonesia, Krisdayanti tertulis lengkap dalam sebuah buku berjudul My Life, My Secret yang dirilis pada 24 Juni 2009 lalu.
Di dalam lembar demi lembar buku tersebut ada cerita masa lalu sang Diva yang bisa dijadikan pelajaran untuk kita semua.
Saat itu, KD sapaan Krisdayanti mengutarakan pengalaman buruk dalam sejarah hidupnya.
Perasaan tidak menentu dialami KD saat sang suami saat itu, Anang Hermansyah tahu soal rahasia besar yang lama ditutupi.
KD mengakui dirinya melakukan hal terlarang yang membuat sang suami kecewa berat, bahkan Anang sampai menangis.
Saat itu jantung Krisdayanti mulai merasakan hal tidak enak, atau semacam firasat.
KD mengaku detak jantungnya berdegup kencang saat mendengar Langkah seseorang di luar kamar mandi.
KD mengaku jika dirinya melakukan perbuatan yang sangat tidak baik untuk dicontoh.
Sebelum semuanya terbongkar, Krisdayanti sedang asyik melakukan hal terlarang dengan barang haram.
Dia melakukan itu semua sendirian di dalam toilet. Apa yang dilakukan KD ini benar-benar tidak terpuji, lantaran melakukan itu semua di rumah sendiri.
Namun diakui KD, jika apa yang terjadi saat itu sangat membuatnya ketakutan hingga akhirnya meninggalkan perbuatan yang membahayakan keutuhan rumah tangganya.
Diakui KD, Anang Hermansyah Ketika itu memergokinya untuk pertama kalinya.
Peristiwa itu dikatakan KD, membuatnya tak mau lagi mengulanginya.
Dalam buku My Life, My Secret yang dirilis pada 24 Juni 2009 lalu, KD menuangkan semua yang dialami saat masa-masa emasnya.
Krisdayanti merasakan syok berat saat Anang Hermansyah memergokinya sedang melakukan hal terlarang secara langsung.
Ketika itu KD sedang mengkonsumsi sabu di toilet rumah mereka. Dia mengaku saat itu terjebak buaian barang haram.
Ketika sedang ‘edan-edannya’, KD mengaku tidak bisa menghentikan ganasnya pengaruh sabu yang sudah mendarah daging.
Namun anehnya Ketika semua terjadi dan makin masuk ke dalam lebah narkoba, KD mengaku kariernya cukup moncer.
Istri Raul Lemos itu mengaku jika tawaran pekerjaan mengalir cukup deras.
“Herannya, pekerjaanku semakin membaik. Anang semakin melaju dengan kesibukannya di studio,” kata KD.
KD mengaku mendapat jadwal panggung yang cukup melimpah dengan honor yang sangat baik.
“Dan aku tetap memakai … sabu! Sungguh gila. Edan!,” kata Krisdayanti.
Namun, KD mengaku jika itu semua adalah masa lalu yang menghancurkan dirinya.
KD mengatakan, pemakai sabu akan semakin terlena. KD mengaku tanpa sadar tubuhnya semakin rapuh akibat efek sabu.
Ketika itu KD mengatakan jika Anang tidak tahu jika dirinya pemakai sabu.
Hingga satu ketika Anang menangkap basah dirinya sedang melakukan hal terlarang.
Satu waktu KD mengaku kedatangan bandar sabu. KD saat itu memang memesan sabu untuk dikonsumsi.
“Itu (pesan sabu pada bandar) lebih baik daripada aku menghubungi teman-teman pemakai. Tentu aku memanggil bandar jika Anang tidak ada di rumah," paparnya.
Ketika itu si bandar meninggalkan jejak puntung rokok di asbak yang tidak disadari KD.
Ketika itu yang ada di pikiran KD hanya ingin cepat-cepat memakai sabu tersebut, tanpa mempedulikan puntung rokok di asbak.
Anang yang baru pulang lalu curiga dan menanyakan siapa pemilik puntuk rokok tersebut.
KD mengaku, saat itu ada keluarga yang datang. Namun, pengakuan KD ini berbeda dengan asisten rumah tangganya.
"Puntung rokok di asbak yang di meja penuh,” katanya.
“Yang ada di pikiranku hanya sabu yang siap ku nikmati,” ucap KD.
Kecurigaan Anang terbukti. Anang membuntuti KD ke kamar mandi. Dan disana Krisdayanti sedang mengkonsumsi sabu di toilet.
Anang kaget. Dia bak disambar petir. Anang histeris melihat Krisdayanti sedang mengkonsumsi sabu.
KD saat itu sudah panik dan pasrah. Namun reaksi Anang kata KD sangat diacungi jempol.
Anang tidak langsung marah. Sebagai suami, Anang dinilai baik dan bijaksana.
“Ketika itu, Anang memelukku. Ia syok, entah berapa lama ia menangis,” kata KD.
Setelah itu KD hanya meringkuk ketakutan. KD merasa dirinya sangat bersalah.
“Aku meringkuk di pojok tempat tidur. Aku menangis,” katanya.
Sepanjang malam kata KD, dirinya terus dipeluk Anang hingga keduanya menangis.
“Malam itu tak bisa melepaskan pelukan. Kami terus menangis,” kata KD.
Berita Terkait
-
Rahasia Ranjang Dibongkar, 3 Kali Seminggu Ashanty 'Digeber' Anang Hermansyah
-
Anang Hermansyah Ogah Dipanggil Cucunya 'Grandpa': Jember Adanya Mbah!
-
Kepemilikan Sabu dan Sajam, Pria 42 Tahun di Liang Anggang Ditangkap Saat Sedang Mancing
-
Raul Lemos Bakal Poligami, Nasib Krisdayanti Jadi Sorotan Netizen
-
Terjadi Lagi, Benda Diduga Paket Sabu Dilempar ke Rutan Siak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
5 Bedak Viva yang Bagus dan Tahan Lama untuk Pemakaian Sehari-Hari
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen