SuaraTasikmalaya.id – Pemerintah pusat akhirnya bereaksi melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar oleh Mahfud MD dengan beberapa pihak untuk membahas terkait kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022), yang mengakibatkan 127 orang meninggal.
Diketahui, rakor ini merupakan suatu bentuk tindaklanjut atas intruksi dari Presiden Joko Widodo untuk mengungkap banyak hal dalam tragedi Kanjuruhan, yang digelar oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama Menko PMK, Menteri Kesehatan, Menpora, Mendagri, Menteri Sosial, Panglima TNI, Kapolri, KONI dan PSSI di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022) kemarin.
Mahfud MD pun mengatakan hal ini dilakukan sebab Indonesia menjadi negera ketiga di dunia atas korban jiwa terbanyak dalam tragedi sepak bola, sehingga perlu adanya tindakan yang sangat serius untuk menyelesaikan kasus ini.
“Negera terbesar ketiga di dunia yang persepakbolaannya memakan korban terbesar di dunia,” kata Mahfud MD pada konferensi pers, Senin (3/10/2022).
Menindaklanjuti secara serius kasus terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). Adapun 5 gerakan dari hasil rakor yang disampaikan Mahfud MD sebagai berikut:
1. Pembentukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF)
“Untuk mengungkap kasus atau peristiwa Kanjuruhan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022, pemerintah membentuk tim gabungan independent pencari fakta atau TGIPF,” ujar Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022) dikutip dari Antara.
"Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang akan dipimpin langsung oleh Menko Polhukam yang keanggotaannya akan ditetapkan paling lama dalam 24 jam ke depan," kata Mahfud MD.
Mahfud MD membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) beserta selaku pemimpin tim tersebut dengan anggotanya yang melibatkan unsur pejabat atau perwakilan kementerian terkait, organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi dan media massa.
Baca Juga: Darah Brigadir J Membekas di Istana, Kuasa Ferdy Sambo dan Dorongan Amplop ke Kementrian
2. Polri Diminta Ungkap Pelaku dan Evaluasi Penyelenggaraan Keamanan di TKP
Menko Polhukam Mahfud MD meminta kepada Polri dalam beberapa hari ke depan untuk segera menemukan pelaku terkait tragedi Kanjuruhan.
“Diminta kepada Polri agar dalam beberapa hari ke depan ini segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana. tentunya supaya segera diumumkan siapa pelaku pidana dari ini yang sudah memenuhi syarat untuk segera ditindak dan diminta agar Polri melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat,” kata Mahfud MD.
3. Panglima TNI Diminta Tindak Tegas pada Oknum TNI Terlibat
Juga Mahfud MD minta kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk bertindak tegas dan menemukan oknum TNI yang berlaku serta bertindak berlebihan di luar kewenangan.
“Kepada Panglima TNI, juga diminta melakukan tindakan cepat sesuai dengan aturan yang berlaku, karena di dalam video-video yang beredar. Ada juga TNI yang nampaknya melakukan tindakan berlebih dan di luar kewenangannya, apakah video itu benar atau tidak, Panglima TNI akan segera meneliti dan mengumumkannya kepada kita semua," ucap Mahfud.
Berita Terkait
-
Warganet Soroti Anggota Polisi yang Tidak Mau Disalahkan atas Tragedi Kanjuruhan: Balikin Nyawa Adikku Pak!
-
32 Anak Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Sepak Bola Indonesia Kian Disorot Dunia
-
Sosok yang Berkomentar Nirempati Soal Tragedi Kanjuruhan di Twitter Polsek Srandakan Mengaku
-
Kemarin Masih Ramai Sorotan Tragedi Kanjuruhan Malang sampai Bencana Longsor di Pacitan
-
Rizky Billar Bukan Siapa-Siapa Tanpa Lesti Kejora, Kesaksian Saksi Mata Tragedi Kajuruhan Berbeda dengan Polisi
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Infrastruktur Lumpuh Total, Anggaran Fisik Sejumlah Desa di Sukabumi ZONK Tergerus KDKMP
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas
-
Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
Cushion Apa yang Bisa Menutupi Flek Hitam? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Jalan Rusak Parah Bertahun-tahun, Warga Lebak Pedalaman: Kami Merasa Belum Merdeka di Tanah Sendiri
-
Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat