News / Nasional
Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpidato di Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu(12/7/2026). (foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi desa dalam peringatan Hari Koperasi di Jakarta, Minggu (12/7/2026).
  • Pemerintah menegaskan tidak anti terhadap perusahaan besar dan membutuhkan kolaborasi antara koperasi, UMKM, swasta, BUMN, serta BUMD.
  • Kolaborasi seluruh unsur kekuatan ekonomi ini bertujuan mewujudkan konsep Indonesia Incorporated demi kemajuan bangsa sesuai cita-cita pendiri negara.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto ingin menghidupkan ekonomi desa melalui koperasi. Walau begitu, Prabowo menegaskan pemerintah tidak anti terhadap perusahaan.

Prabowo menegaskan Indonesia sebagai negara besar tentu memerlukan semua unsur untuk berkolaborasi menyatukan kekuatan menciptakan kemajuan.

"Tapi, tapi saya ingatkan, kita tidak anti perusahaan besar, tidak. Karena Indonesia ini negara besar kita butuh, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD, kita butuh semuanya," kata Prabowo di Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu(12/7/2026).

"Ini harus menjadi kekuatan ekonomi, itu yang saya maksud Indonesia Incorporated," sambungnya.

Prabowo mengatakan kolaborasi menjadi kekuatan ekonomi seperti itu yang juga menjadi kehendak para pendiri bangsa. Ia berujar koperasi merupakan salah satu sokoguru.

"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No! Kita perkuat semuanya saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.

Load More