SuaraTasikmalaya.id - Bharada E disebut-sebut sebagai eksekutor mati Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam atas perintah Ferdy Sambo.
Akan tetapi, Ketua Komnas HAM, Ahmada Damanik mengatakan jika Ferdy Sambo tidak diketahui memberi perintah untuk membunuh Brigadir J.
Perintah Ferdy Sambo pada Bharada E, katanya, hanya menembak bukan membunuh.
Sehingga dengan alasan itu, dia menilai Ferdy Sambo bisa saja lolos dari tuduhan pembunuhan berencana.
Apa yang diungkap Ketua Komnas HAM adalah sekelumit cerita yang cukup panjang dalam kasus kematian Brigadir J.
Bukti kuat
FERDY Sambo bersama para tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J akan segera disidangkan.
Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy mengatakan, siap memperlihatkan barang bukti yang sangat kuat untuk melakukan perlawanan pada Ferdy Sambo di pengadilan nanti.
Kesaksian Bharada E ini kata sang pengacara sangat penting dalam kasus kematian Brigadir J.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Satu di antara Cermin Ini akan Ungkap Sifat Tersembunyi yang Belum Anda Ketahui
Bharada E digadang-gadang akan menjadi saksi kunci dalam kasus dugaan pembunuhan berencana yang diduga didalangi Ferdy Sambo.
Dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J, Bharada E yang menjadi eksekutor disebut sebagai saksi kunci setelah dirinya melakukan perlawanan pada Ferdy Sambo.
Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy mengatakan, akan menyiapkan pasukan berupa saksi untuk dihadirkan dalam persidangan eks Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo.
Dia mengatakan, jika saksi-saksi yang didatangkan akan memberikan keterangan yang dapat meringankan vonis hukuman terhadap kliennya Bharada E.
Datangkan saksi dari Manado
RONNY Talapessy mengatakan, saat ini mengatakan belum bisa menyampaikan secara lengkap mengenai saksi-saksi yang meringankan.
Tetapi, kata dia, yang akan bersaksi untuk Bharada E sekitar 10 orang lebih di pengadilan nanti.
Berita Terkait
-
Pesekongkolan Sudah Terjadi di Magelang? Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Lakukan Hal Mengerikan dan Berani pada Brigadir J
-
Senjata Menghilang, Terungkap Alasan Brigadir J Tak Bela Diri Saat Dieksekusi Bharada E, Peran Istri Ferdy Sambo Terbongkar Juga
-
Kapan dan Dimana Sidang Perdana Ferdy Sambo dkk Digelar? Begini Kata Kejaksaan Agung RI
-
Ferdy Sambo Kirim Pesan untuk Hakim yang Menanganinya, Singgung Sikap Suami Saat Tahu sang Istri Tercinta Dilecehkan
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Minta Maaf Usai Polemik Mobil Dinas Miliaran
-
7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Izin SMK IDN Dicabut Mendadak, Wali Murid Protes: Jangan Korbankan Masa Depan Siswa
-
Absen Bela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans: Bukan Kabar yang Saya Inginkan
-
Viral Meja Biliar Rp335 Juta di Rumdin DPRD Sumsel, Harta Wakil Ketua DPRD Tembus Rp9,5 Miliar
-
ALVA Ajak Pengguna Motor Listrik "Tenang Menuju Kemenangan" Saat Mudik Lebaran
-
Kebijakan Ramadan Disorot, Andi Harun Pastikan Usaha Kafe Tetap Bisa Berjalan
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan