/
Minggu, 16 Oktober 2022 | 07:01 WIB
Kolase foto dokumen Kapolda Jatim Teddy Minahasa, Kapoli Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pengamat Rocky Gerung. (dok polri/suara.com)

SuaraTasikmalaya.id - Saat ini dalam kacamara Pengamat Politik, Rocky Gerung sedang terjadi perang geng di tubuh Polri.

Rocky Gerung pun dalam analisisnya menggambarkan bagaimana akhir dari nasib Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Melihat perkembangan dua jenderal bintang yang berkasus, Rocky Gerung menilainya bukan satu hal yang kebetulan.

Dia melihat, jika dua kasus yang diawali dari Ferdy Sambo ini malah merembet pada perang antar geng di tubuh Polri.

Rocky Gerung mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit masuk jebakan antar geng di tubuh Polri. 

Bukan itu saja, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikatakan Rocky Gerung akhirnya dipermalukan oleh anak buah di instansinya sendiri.

Dia menilai hal itu setelah Irjen Teddy Minahasa yang dibongkar, padahal baru saja ditunjuk Jenderal Sigit sebagai Kapolda Jatim.

Mantan Kapolda Sulawesi Barat itu akhirnya menjadi tersangka dalam dugaan kasus penjualan narkoba jenis sabu.

"Pak Sigit enggak tahu ada orang yang bermasalah (Irjen Teddy Minahasa), tiba-tiba ditunjuk jadi Kapolda Jatim," kata Rocky Gerung dalam tayangan video di Kanal Youtube Rocky Gerung Official dikutip pada Sabtu, (15/10/2022).

Baca Juga: Mengerikan! Bicara Teddy Minahasa, Susno Duajdi Kirim Sinyal 'Bau Busuk' di Tubuh Polri

Dalam hal penugasan Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jatim, kata Rocky Jenderal Sigit banyak kecolongan peta-peta informasi. 

Termasuk kata dia, di dalamnya soal penunjukan Irjen Teddy yang ternyata polisi yang ternyata bermasalah.

"Pak Sigit (Kapolri) nggak semua info punya," kata Rocky Gerung. 

"Karena dia juga blok yang juga bagian dari pemetaan yang nggak lengkap," ucapnya. 

"Peta itu yang mungkin disembunyikan dari pak Sigit (Kapolri)," ujarnya.

Rocky mengungka jika geng di tubuh Polri bukan hal baru. 

Load More