SuaraTasikmalaya.id - Brigadir Yosua Hutabarat begitu berhasrat pada Putri Candrawathi.
Sampai-sampai pakaian wanita 49 tahun yang merupakan istri jenderal dua dilucuti secara paksa.
Brigadir J kemudian mengancam Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo agar tidak buka suara.
Setelah berduaan bersama Putri Candrawathi untuk menyalurkan hasrat seksualnya, Brigadir J lantas meminta tolong.
Kondisi itu kemungkinan yang terjadi di kamar Putri Candrawathi yang diungkap kuasa hukumnya dalam sidang perdana dugaan pembunuhan pada Brigadir J.
Awalnya kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengungkapkan keberatannya atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Kuasa hukum mengatakan jika kondisi di Magelang tidak seperti yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) di dalam persidangan pada sidang perdana dengan agenda bacaan dakwaan, Senin (17/10/2022).
Meski begitu, peristiwa di rumah Magelang pada 7 Juli 2022 masih menjadi misteri.
Diceritakan kuasa hukum Ferdy Sambo, saat itu Brigadir J masuk ke kamar Putri Candrawathi.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Anda Ingin Bahagia? Temukan Pesan Keberuntungan dari Satu di antara Kartu Berikut
Mereka hanya berduaan, di saat Putri Candrawathi dalam kondisi sakit.
Di sana disebutkan jika Brigadir J begitu bernafsu hingga melucuti secara paksa pakaian Putri Candrawathi.
Setelah itu, Brigadir J dituduh melakukan hal tercela yakni memperkosa Putri Candrawathi.
Dalam nota keberatan yang disampaikan di persidangan, kuasa hukum Ferdy Sambo mengatakan, Brigadir J melakukan kekerasan seksual di kamar Putri Candrawathi pada 7 Juli 2022.
Kuasa hukum Ferdy Sambo, mengatakan, Brigadir J disebut membuka pakaian Putri Candrawathi secara paksa.
Sebelum itu terjadi, Brigadir J diketahui sudah berada di dalam kamar istri Ferdy Sambo.
Hal itu mengagetkan Putri Candrawathi, hingga dirinya terbangun dan mencoba mengusir sang ajudan.
Bukannya pergi, Brigadir J disebutkan malah berbuat nekat dengan membuka paksa pakaian Putri Candrawathi.
Saat kejadian, Brigadir J ketika itu tidak banyak bicara. Dia terus melucuti pakaian Putri Candrawathi hingga keinginannya terpenuhi.
"Tanpa mengucapkan kata apapun, Nofriansyah Yosua Hutabarat membuka secara paksa pakaian yang dikenakan saksi Putri Candrawathi dan melakukan kekerasan seksual yang terhadap saksi Putri Candrawathi," kata kuasa hukum yang membacakan nota keberatan dalam siaran live streaming Polri TV Presisi.
Brigadir J kemudian memegang kedua tangan Putri Candrawathi yang saat kejadian dalam kondisi sakit.
Saat diperlakukan tak senonoh oleh Brigadir J, Putri Candrawathi ketika itu hanya menangis.
Istri Ferdy Sambo disebutkan sangat ketakutan dan berusaha memberontak dengan sisa tenaga yang dimiliki.
Saat sedang terjadi hal yang tak diinginkan, tiba-tiba terdengar suara langkah di tangga menuju lantai dua.
Kemudian dikatakan sang kuasa hukum, Brigadir J langsung menghentikan aksinya lantaran panik.
Saat kondisi panik itu, Brigadir J lalu memakaikan pakaian Putri Candrawathi yang sebelumnya dilepas paksa.
Di saat situasi tersebut, Brigadir J sampai meminta pertolongan pada istri Ferdy Sambo.
"Tolong buk, tolong buk," kata Brigadir J.
Setelah itu Brigadir J buru-buru menutup pintu kaca. Dia lalu memaksa Putri Candrawathi berdiri.
Brigadir J meminta istri jenderal bintang dua itu menghalangi orang yang akan naik ke lantai 2.
Mendapat perintah Brigadir J, Putri Candrawathi menolak. Sadar keinginannya ditolak, Brigadir J lantas membanting tubuh Putri ke kasur.
Di sana Brigadir J memaksa Putri untuk berdiri kembali sambil mengancam.
"Awas kalau kamu (Putri) bilang sama Ferdy Sambo. Saya tembak kamu, Ferdy sambo dan anak-anak kamu," ujar Kuasa Hukum Putri membacakan ancaman yang dilontarkan Yosua.
Setelah itu, dikatakan kuasa hukum, lantaran Putri Candrawathi dalam keadaan tidak berdaya dan sudah tidak mampu berdiri, Yosua kembali membanting tubuh istri Ferdy Sambo ke kasur.
Mendapat perlakuan tak senonoh, Putri memaksa Yosua keluar.
Putri bahkan secara sengaja menyenggol keranjang tumpukan pakaian yang terbuat dari plastik dengan berharap ada yang mendengarnya.
Putri bahkan menendang-nendang kakinya ke kaca, lagi-lagi berharap ada seseorang yang mendengarnya.
Berita Terkait
-
Terungkap! Jaksa Sampaikan Alasan Sebenarnya Ferdy Sambo Membunuh Brigadir J
-
Keganasan Brigadir J Dibongkar, sampai Nafsu Lucuti Pakaian Istri Ferdy Sambo, hingga Putri Dibiarkan Terlentang di Depan Kamar Mandi
-
Peran Kuat Maruf Terungkap Soal Perkosaan Putri, Ternyata Sosok Ini yang Bocorkan Brigadir J ke Ferdy Sambo, hingga Beri Perintah Khusus
-
Jadi Orang Pertama yang Tahu, Hendra Kurniawa Bongkar Perlakuan Brigadir J ke Istri Ferdy Sambo, dari Paha sampai Sentuh Bagian Sensitif
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
Terkini
-
4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS
-
HP Rasa Kamera Profesional! Vivo X300 Pro Hadir dengan Photographer Kit
-
Kabar Gembira! Tol Rangkasbitung-Cileles Gratis 12-25 Maret, Ini Syaratnya
-
Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran
-
Sarjana Pendidikan, tapi Tidak Mengajar: Mengapa Selalu Dipertanyakan?
-
Arus Mudik Lewat Kapal Ferry Diproyeksi Tembus 5,8 Juta Penumpang
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Tak Terkait Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Ustaz Solmed Tunjukkan Bukti Tak Terbantahkan
-
Izin SMK IDN Boarding School Dicabut, Terkuak Masalah PBG di Balik Keputusan Drastis Dedi Mulyadi
-
PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis