SuaraTasikmalaya.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkapkan penyebab Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J jadi korban pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo.
Hal tersebut terungkap dalam surat dakwaan Ferdy Sambo yang dibacakan oleh jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (17/10/2022).
Dalam surat dakwaannya, Ferdy Sambo yang memakai sarung tangan hitam disebutkan menembak satu kali Brigadir J yang tergeletak di dekat tangga depan kamar mandi rumah dinasnya di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
“Menembak sebanyak satu kali mengenai tepat kepala bagian belakang sisi kiri korban Nofriansyah Yosua Hutabarat hingga korban meninggal dunia,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sugeng Hariadi, seperti dikutip dari Antara, Senin (17/7/2022).
Aksinya tersebut terungkap dalam surat dakwaan, disebutkan bahwa alasan Ferdy Sambo menyusun strategi merampas nyawa Brigadir J ialah karena mendengar cerita Putri Candrawathi yang mengaku jika dirinya telah dilecehkan oleh Brigadir J di Magelang pada Kamis (7/7/2022).
Namun setelah melakukan aksinya, Ferdy Sambo berusaha untuk menghilangkan jejak serta untuk mengelabui perbuatan merampas nyawa Brigadir J.
Hingga Ferdy Sambo menembak ke arah dinding di atas tangga beberapa kali dengan tujuan seolah-olah telah terjadi tembak menembak antara Bharada E alias Bharada Richard Eliezer dengan Brigadir J.
Lanjut Jaksa Sugeng, sebelum Ferdy Sambo menembak, disebutkan jika Bharada E atas perintah Sambo mengarahkan senjata api Glock-17 Nomor seri MPY851 ke tubuh Brigadir J.
Kemudian Bharada E menembakkan senjata api miliknya sebanyak tiga atau empat kali hingga Brigadir J terjatuh dan terkapar mengeluarkan banyak darah sebelum akhirnya ditembAK hingga mati oleh Ferdy Sambo.
“Woy…! Kau tembak…! Kaut tembak cepaaat! Cepat, woy kau tembak!,” kata Jaksa Sugeng sambil mencontohkan perintah Ferdy Sambo kepada Bharada E.
Disampaikan Jaks ajika pembunuhan berencana itu dilakukan Ferdy Sambo bersama dengan Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf dan Putri Candrawathi.
Pembunuhan berencana yang dilakukan terdakwa Ferdy Sambo dan lainnya itu terjadi pada Jumat (8/7/2022) di rumah dinas Komplek Poli Duren Tiga No. 45, Jakarta Selatan.(*)
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Dakwaan Jaksa Bongkar Peran Putri yang Tak Kalah Penting Pada Pembunuhan Brigadir J
-
Ferdy Sambo Didakwa Lakukan Obstruction of Justice, Atur Skenario Baku Tembak Brigadir J dan Bharada E
-
TERUNGKAP! Ferdy Sambo Suruh Putri Candrawathi Berbohong Soal Dugaan Pelecehan Brigadir J, JPU: Cara yang Licik!
-
Momen Jaksa Beberkan Panjang Lebar Dakwaan Pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi Jawab Saya Tak Mengerti
-
Ikut Serta dalam Rencana Pembunuhan Brigadir J, Jaksa Sebut Putri Candrawathi Gunakan Cara Licik
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
Terpopuler: Profil Bos Rokok HS Kecelakaan Bersama Istri, Lokasi ATM Uang Rp20 Ribu di Jakarta
-
Dompet Warga Jateng Menjerit! Tagihan Listrik dan Harga Beras Meroket, Inflasi Tembus 4,43 Persen
-
Novel Good Girl, Bad Blood, Pencarian Orang Hilang dalam Podcast Kriminal
-
Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Jay Idzes Ungkap 3 Kunci Kebangkitan Sassuolo, Timnas Indonesia Bisa Meniru
-
Persib Bandung Lakukan 6 Pergantian Pemain Lawan Persebaya Surabaya, Bagaimana Aturannya?
-
Kampoeng Ketandan, Surga Kuliner: Malioboro Dipenuhi Jajanan Khas Tionghoa
-
Persib Bandung Imbang dengan Persebaya, Bojan Hodak Pilih Tak Komentari Pertandingan