SuaraTasikmalaya.id - Skuad Ferdy Sambo sempat menyiapkan uang dengan sejumlah 5 miliar rupiah usai Brigadir J tewas dibunuh. Uang tersebut hendak untuk disalurkan kepada eksekutor pembunuh dan para pelaku hingga beberapa lembaga yang turut menangani kasus pembunuhan ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Kamaruddin saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di hadapan majelis hakim, Kamaruddin telah mengklaim bahwa ia mendapatkan informasi itu dengan membaca isi chat whatsapp Putri Candrawathi.
Kamaruddin berkata di ruang sidang bahwa informasi pertama yang ia dapatkan berupa chat WhatsApp yang isinya bahwa Putri Candrawathi sudah menyiapkan uang Rp5 miliar.
Ia menjanjikan uang tersebut diberikan Rp 1 miliar untuk Eliezer. Sedangkan sisanya 500, 500 juta diberikan kepada Kuat dan Bripda Ricky Rizal dan uang tersebut juga akan diberikan kepada Lembaga-lembaga, tapia da Lembaga yang menolak.
Kamaruddin juga tidak tau apakah uang tersebut sudah diserahkan atau belum, karena ia belum mendapatkan informasi tersebut.
Bukan hanya uang saja, Putri Candrawathi telah memberikan handphone kepada Eliezer, Kuat dan Ricky, suatu bentuk tanda terima kasihnya karena telah mengeksekusi Brigadir J.
“HP ini diberikan ibu Putri Candrawathi sebagai bentuk terima kasih telah membunuh. Diberikan kepada para terdakwa ini” ungkapnya (*).
Istri Ferdy Sambo tersebut diduga telah menembak Brigadir J menggunakan senjata buatan Jerman. Dalam persidangan, Kamaruddin telah menyebut bahwa Putri ikut menembak Yosua, ia mengklaim hal itu berdasarkan investigasinya yang dilakukan secara pribadi.
Kasus pembunuhan ini semakin runyam, karena pihak yang terlibat tidak mau jujur dengan kejadian ini. Sehingga membuat kasus tersebut tidak ada ujungnya. (*)
Baca Juga: Siapa Tim Penilai Seleksi PPPK Guru 2022?
Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul "Bongkar Isi WhatsApp Istri Sambo di Sidang, Kamaruddin Sebut Putri Candrawathi Siapkan Rp5 Miliar untuk Bunuh Brigadir J"
Berita Terkait
-
Hadapi Sidang, Momen Bharada E Sungkem di Hadapan Orang Tua Brigadir J, Warganet Terharu
-
Tepis Keterangan 12 Saksi dari Keluarga Brigadir J, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Itu Berdasarkan Asumsi
-
Putusan Sela: Hakim Tolak Eksepsi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
-
Paman Ferdy Sambo Hadiri Sidang Putusan Sela, Bertolak dari Sulawesi Demi Beri Dukungan ke Sang Jenderal
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji