SuaraTasikmalaya.id - Fitri Salhuteru meminta keadilan kepada Kapolri setelah adik angkatnya, Nikita Mirzani akhirnya dipenjara dan ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra.
Menurut Fitri Salhuteru bahwa seharusnya Nikita Mirzani tidak harus sampai ditahan.
Bahkan, Fitri Salhuteru menegaskan bahwa keadilan tidak pernah berpihak kepada Nikita Mirzani.
Sahabat Nikita Mirzani ini akhirnya meluapkan emosinya dalam unggahan di Instagram @fitri_salhuteru pada, Kamis, 27/10/22 sebagaimana dikutip tasikmalaya.suara.com
"Ketika yang diteror yang dipenjara," tulis Fitri.
Pengusaha properti ini mengaku merasa sedih atas perlakuan hukum Indonesia terhadap Nikita Mirzani.
"Saya tidak sedih atas penahanan Nikita, saya sedih atas perlakuan hukum dan keadilan di negeri ini," imbuhnya.
Tidak hanya itu, Fitri juga menyebut bahwa hukum dan keadilan di Indonesia diatur oleh hal lain selain pasal dan kepatutan.
"Mau sampai kapan semua bisa diatur oleh selain pasal dan kepatutan?" tanya Fitri.
Terakhir, Fitri Salhuteru mengaku akan terus membela Nikita Mirzani sampai mendapatkan keadilan.
Walaupun, menurutnya bahwa keadilan tidak pernah berpihak kepada Nikita Mirzani.
"Karena saya yang tahu keadilan tidak pernah berpihak kepadanya," pungkasnya.
Dikabarkan sebelumnya, Nikita Mirzani berteriak secara histeris setelah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalankan penahanan oleh Kejaksaan Tinggi Negeri(Kejari) Serang, Banten.
Proses hukum Nikita Mirzani vs Dito Mahendra masih terus bergulir dan belum ada kabar terbaru tentang persidangan atau tahapan selanjutnya.(*)
Sumber: Instagram @fitri_salhuteru
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar