/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:02 WIB
bpjsketenagakerjaan.go.id

SuaraTasikmalaya.id - Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022.

Penyaluran BSU 2022 sudah memasuki tahap 6 dan pekerja dapat cairkan BLT gaji Rp600.000.

Namun, tidak sedikit pekerja yang masih mengalami kendala dana BSU 2022 Rp600.000 belum masuk ke rekening.

Dikutip tasikmalaya.suara.com dari akun Instagram @kemnaker, inilah 3 alasan kenapa dana BSU 2022 Rp600.000 pekerja belum masuk ke rekening.

Menanggapi banyaknya kasus dana BSU 2022 Rp600.000 pekerja belum masuk rekening, Kemnaker mengunggah sebuah video di akun resmi Instagramnya @kemnaker.

Dalam video tersebut diterangkan 3 alasan kenapa dana BSU 2022 Rp600.000 pekerja belum masuk rekening.

3 Alasan Dana BSU 2022 Rp600.000 Pekerja Belum Masuk Rekening

1. Bisa jadi, data pekerja masih belum masuk ke dalam proses penyaluran BSU 2022.

2. Masyarakat, khususnya pekerja tidak memenuhi syarat sebagai penerima BSU 2022 dari Kemnaker.

Baca Juga: Aura Kasih Akui Tak Masalah Fotonya Jadi Fantasi Seksual Pria, Ternyata Ini Alasannya

3. Data rekening pekerja bisa jadi itu duplikasi, tidak valid, tutup, tidak terdaftar, atau tidak sesuai NIK.

Dari 3 alasan di atas, pastikan kembali mana yang membuat dana BSU 2022 Rp600.000 pekerja belum masuk ke rekening.

Sebagai informasi, pada BSU 2022 tahap 6 ini merupakan tahap terakhir penyaluran Rp600.000 melalui bank Himbara.

Karena pada BSU 2022 tahap 7, Kemnaker akan menyalurkan bantuan Rp600.000 melalui kantor pos.

Hingga Senin 24 Oktober 2022, BSU 2022 Rp600.000 sudah disalurkan ke 9.027.385 pekerja/buruh.(*)

Sumber : Akun Instagram Kemnaker @kemnaker

Load More