SuaraTasikMalaya.Id – Persidangan kasus pembunuhan berencana atas Brigadir J pada Rabu (2/11/2022) mempertemukan Kuat Maruf dan Ricky Rizal dengan keluarga korban. Kuat dan Ricky menjadi terdakwa dalam kasus ini dan keduanya memberikan kesaksian di ruang sidang.
Sidang lanjutan yang memasuki pekan ketiga ini menghadirkan 12 saksi dari pihak keluarga Brigadir J, termasuk Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak selaku orang tua. Sebelumnya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bertemu dan meminta maaf kepada orang tua korban.
Ricky Rizal melalui kesempatan ini juga meminta maaf langsung kepada orang tua Brigadir J atas kegiatan melancarkan pembunuhan berencana atas perintah Ferdy Sambo. Sama halnya dengan Kuat Maruf yang menyatakan bahwa ia tak punya niatan sedikit pun untuk membunuh.
Berhadapan langsung dengan kedua orang tua Yosua, Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak, Ricky Rizal mengucapkan kata maaf di depan majelis hakim.
"Saya juga berharap kepada Ibu Rosti Simajuntak dan Bapak Samuel Hutabarat serta keluarga besar almarhum Yosua untuk memberikan maaf atas kebodohan dan ketidaktahuan saya pada saat terjadi situasi saat ini", tutur Ricky.
Keterangan di ruang sidang menyebutkan bahwa Ricky menolak ketika diperintahkan menembak Yosua sehingga yang mengeksekusi adalah Bharada E. Melalui kesempatan bertemu secara langsung ini, ia berterima kasih karena dapat berhadapan langsung dengan Rosti dan Samuel.
Tak hanya meminta maaf, ia juga memberikan kesaksian bahwa kejadian tembak – menembak adalah rekayasa dan skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo agar Brigadir J terlihat bersalah. Menurut keterangannya, skenario tersebut disampaikan oleh Sambo di ruang provos.
Kuat Maruf juga meminta maaf kepada orang tua Brigadir J yang hadir di ruang sidang sebagai saksi. Bahkan Kuat juga menyatakan bahwa ia tak memiliki keinginan membunuh Yosua hingga bersumpah atas nama Tuhan.
"Saya berharap biar proses pengadilan yang menentukan salah atau tidaknya saya. Karena demi Allah saya tidak ada niat seperti yang didakwakan kepada saya", tutur Kuat Maruf. (*)
Baca Juga: Inilah Sumber Penghasilan Bunda Corla Selama di Jerman, Pantas saja Tajir Melintir
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Profil Febri Diansyah, Sang Pembela Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Dituding Menggunakan Handsfree hingga Penampilan Mengenakan Jilbab Dipersidangan jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Keyakinan Susi
-
Ferdy Sambo cs Minta Maaf ke Orangtua Brigadir J, Lemkapi: Terpaksa Demi Simpati
-
Febri Diansyah Bela Istri Ferdy Sambo, Sejak Awal Memang Kontroversial, Netizen: Hancur Reputasi Sampean Mas
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter