/
Jum'at, 04 November 2022 | 20:27 WIB
Ferdinand Hutahaean menyebutkan bahwa kasus yang saat ini tengah menjerat Nikita Mirzani terdapat kejanggalan, menurutnya hal ini layak untuk dipertanyakan(Suara.com/Yaumal)

SuaraTasikmalaya.id - Ferdinand Hutahaean sebut terdapat kejanggalan dalam kasus yang menyeret Nikita Mirzani saat ini. 

Menjadi salah satu orang terdekat Nikita Mirzani, Ferdinand Hutahaean tentu mengetahui terkait perkembangan kasus yang dialami Nikita Mirzani. 

Bahkan baru-baru ini Ferdianan menyebutkan bahwa kasus yang tengah dihadapi oleh Nikita Mirzani terdapat nuansa pemaksaan . 

“Kasus ini bagi saya ada nuansa pemaksaan yang harus menjerat Nikita supaya ditahan,” ungkapnya seperti dikutip dari Kanal YouTube Indosiar, Jumat (4/11/2022). 

Lebih lanjut Ferdinan mengungkapkan bahwa pasal-pasal yang menjerat Nikita Mirzani saat ini memaksa harus adanya kerugian materiil yang harus ditanggung. 

Hal tersebut kemudian menjadi pertanyaan besar bagi Ferdianad dan layak untuk dipertanyakan. 

“Bagi saya ini janggal dan layak dipertanyakan,” ungkapnya.

Tidak hanya Ferdinand yang merasa terdapat kejanggalan kasus yang menimpa Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru juga merasakan hal yang seupa. 

Bahkan Fitri menyebutkan, penanganan kasus Nikita Mirzani yang menyebabkan sahabatnya tersebut mendekam di Rutan Serang terlalu berlebihan. 

Baca Juga: Jabodetabek, Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang Sepanjang Malam hingga Dini Hari

“Yang harus ditegaskan adalah, setiap kali Nikita bermasalah, selalu saya orang terdekat Nikita merasa berlebihan sih penanganan terhadap Nikita,” ungkapnya.

Sebelumnya Fitri mengungkapkan jika Nikita Mirzani merupakan sahabat yang mengetahu resiko jika berbuat salah. 

Oleh karena itu, ia meminta agar tidak telalu buru-buru menyatakan Nikita Mirzani bersalah dan menjatuhi hukuman. 

“Nikita sudah menunjukkan, kalau dia memang berbuat salah dia tau resikonya apa, tapi kita kan nggak boleh memvonis Nikita bersalah, karena proses hukumnya masih berjalan,” paparnya.(*)

Load More