SuaraTasikmalaya.id - Jessica Iskandar dan Suaminya, Vincent Verhaag saat ini sedang dilanda kemalangan.
Apalagi, pada proses persidangan mediasi kedua, Steven tetap memilih untuk mangkir dan tidak mau menemui Jessica Iskandar dan Vincent secara langsung.
Kasus dugaan penipuan yang dilakukan rekan bisnis Jessica Iskandar menyebabkan kerugian yang fantastis.
Akibat penipuan ini, Jessica Iskandar mengaku sudah kehilangan semua tabungannya dan semakin kesulitan membayar tagihan.
Selain kerugian materi, penipuan ini juga menguras emosi dan mental Jessica Iskandar.
"Jujur otak saya, karena ini bener-bener ngeganggu batin mental saya, ngeganggu kesehatan saya juga, waktu ya semuanya," ucap Jessica Iskandar seperti yang telah dikutip tasikmalaya.suara.com dari YouTube Intens Investigasi.
Kemalangan yang Jessica Iskandar alami ini dipersulit karena dirinya memiliki dua anak yang masih kecil.
"Kecewa ya, apa gimana ya, saya nih bingung gitu loh, udah jadi seorang ibu dua anak repot banget, bolak-balik harus ngurus anak juga masih menyusui," kata Jessica Iskandar dengan raut muka sedih.
Keputusan berat ini diambil Jessica Iskandar karena khawatir bunga KPR rumahnya semakin tinggi dan tidak sanggup lagi membayarnya.
"Kalau bunga floatingnya naik hancurlah saya, makin habis saya, makanya itu saya bijaksananya adalah mau nggak mau saya lepas rumahnya," lanjutnya.
Jessica Iskandar merasa sedih karena rumah KPR itu adalah hadiah untuk anak pertamanya, El Barack.
Namun, Jessica Iskandar mengaku tidak punya pilihan lagi dan ini adalah langkah terbaik yang bisa diambil.
Faktanya, Steven sudah dua kali mangkir dari persidangan dan hanya menugaskan kuasa hukumnya saja.
Tindakan Steven ini sangat merugikan Jessica Iskandar dan Vincent karena harus bolak-balik Jakarta-Bali hanya untuk menghadiri persidangan ini.(*)
Sumber: YouTube Intens Investigasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Bitch x Rich Lanjut Season 3, Incar Miyeon (G)I-DLE sebagai Pemeran Utama
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal