/
Selasa, 15 November 2022 | 06:17 WIB
pixabay/USA-Reisebloggerantara/dok polri

SuaraTasikmalaya.id - Satu barang bukti yang diduga dipakai mendiang Brigadir J saat hari pembantaian berhasil diamankan seseorang.

Bahkan sosok penting ini mengklaim jika barang bukti tersebut akan diperlihatkan kepada hakim dengan berbagai konsekuensi yang mungkin akan didapatkannya.

Diduga, barang bukti tersebut masih terdapat darah Brigadir J yang sudah mengering.

Anehnya barang bukti penting yang diduga didapatkan dari lokasi kejadian, bisa berada jauh dari TKP Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Barang bukti itu diduga dipakai Brigadir J saat nyawanya dirampas paksa Ferdy Sambo dan anak buahnya.

Terkait barang bukti yang berlumur darah Brigadir J itu, disebut-sebut saat ini adalah penguasan keluarga Brigadir J.

Dan kabarnya keluarga almarhum membawa barang bukti penting yang diduga dipakai Brigadir J di hari akhirnya, berupa sandal berdarah.

Tentang barang bukti sandal berdarah ini diungkap saksi pelapor, Kamaruddin Simanjuntak

Kamaruddin Simanjuntak ini merupakan sosok penting di balik terbongkarnya kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Merasa Tak Digubris, Denise Chariesta Semakin Berani Unggah Foto Bareng Regi Datau: Sakit Hati Ya?

Dirinya mengklaim pihaknya membawa sandal yang diduga dipakai oleh Brigadir J saat hari eksekusi pada 8 Juli 2022 lalu.

"Kami bawa sandal masih berdarah-darah. Ini barang buktinya kami bawa," ujar Kamaruddin ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dia mempertanyakan barang bukti sepenting itu tidak pernah bisa dihadirkan penyidik,

"Karena selama ini penyidik tidak pernah kooperatif, apalagi ini barang bukti ini di mana, tidak tahu. Inilah yang diduga dipakai almarhum pada saat pembantaian," kata Kamaruddin.

Kamaruddin sagat heran, seharusnya kata dia, barang bukti krusial itu disita oleh penyidik. 

Akan tetapi dalam kasus ini menurut Kamaruddin, penyidik tidak kooperatif dalam melakukannya.

Load More