/
Senin, 28 November 2022 | 17:54 WIB
Viral Bintang Maroko Achraf Hakimi Cium Kening Ibu Usai Pecundangi Belgia di Piala Dunia 2022 (Instagram/@achrafhakimi)

SuaraTasikmalaya.id- Pemain asal Paris Saint Germain (PSG), Achraf Hakimi bikin kejutan. Setelah Maroko menang atas Belgia  pada laga di Stadion Al Thumama,  Qatar Minggu 27 November 2022., Hakimi langsung lari ke pinggir lapangan mencium sang ibu.

Hakimi bikin momen paling emosional dan  tertangkap kamera saat menghampiri sang ibunda ke arah tribun penonton.

Dilansir dari Sportsbrief, Achraf Hakimi langsung memeluk dan mencium sang ibu setelah berhasil membantu timnas Maroko meraih kemenangan fantastis di fase Grup F Piala Dunia Qatar 2022.

Melalui video yang beredar di media sosial Twitter, bek kanan PSG ini melepaskan baju resmi timnas Maroko dan memberikan pakaian tersebut kepada ibunya.

Pelukan erat dari sang ibu membuat warganet terharu melihat betapa sayang dan cintanya dia kepada sang anak, Achraf Hakimi.

Sang pemain bintang juga mengunggah foto saat memeluk dan mencium kening ibunya lewat akun Instagram @achrafhakimi. 

Siapa Achraf Hakimi? 

Masa kecil  Achraf Hakimi dihabiskan di desa. Dia berasal dari keluarga sederhana. Dia merupakan anak yang energik dan tertarik di dunia olahraga. Sang ibu pun menyuruh Achraf untuk terjun dalam atlet, khususnya renang.

Namun, Achraf memiliki hasrat dan impian tersendiri dalam olahraga sepak bola. Dirinya berharap kelak dapat mengangkat derajat dan meningkatkan perekonomian keluarganya.

Baca Juga: Rekaman CCTV Ferdy Sambo Tiba di Duren Tiga Diputar di Sidang, Brigadir Yosua Masih Hidup

Dilansir melalui Opera News, keluarga Achraf Hakimi sudah bergumul dengan uang ketika dia masih kecil. Berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi yang sulit, tak menghalangi Achraf mengejar mimpi.

Orangtua Achraf pun mengupayakan segala hal untuk anak pertama dari tiga bersaudara itu. Sang ayah merupakan pedagang kaki lima dan ibunya adalah seorang pembersih rumah.

Banting tulang demi sang anak, ayah dan ibunya mencari nafkah agar bisa mewujudkan impian Achraf menjadi pesepakbola terkenal.

Sedikit uang yang dihasilkan pun dialokasikan untuk Achraf supaya dia bisa membeli perlengkapan olahraga, seperti sepatu sepak bola dan alat pendukung lainnya.


Achraf kecil pun begitu tertarik dengan sepak bola, terbukti melalui kehadiran dirinya dalam pelatihan di salah satu klub lokal, Deportivo Colonia de Ofigevi.

Terlalu serius di dunia sepak bola membuat Achraf menelatarkan pendidikan akademisnya. Dia pun lebih menganggap dirinya adalah pesepakbola daripada seorang siswa.

Load More