SuaraTasikmalaya.id- Pemain asal Paris Saint Germain (PSG), Achraf Hakimi bikin kejutan. Setelah Maroko menang atas Belgia pada laga di Stadion Al Thumama, Qatar Minggu 27 November 2022., Hakimi langsung lari ke pinggir lapangan mencium sang ibu.
Hakimi bikin momen paling emosional dan tertangkap kamera saat menghampiri sang ibunda ke arah tribun penonton.
Dilansir dari Sportsbrief, Achraf Hakimi langsung memeluk dan mencium sang ibu setelah berhasil membantu timnas Maroko meraih kemenangan fantastis di fase Grup F Piala Dunia Qatar 2022.
Melalui video yang beredar di media sosial Twitter, bek kanan PSG ini melepaskan baju resmi timnas Maroko dan memberikan pakaian tersebut kepada ibunya.
Pelukan erat dari sang ibu membuat warganet terharu melihat betapa sayang dan cintanya dia kepada sang anak, Achraf Hakimi.
Sang pemain bintang juga mengunggah foto saat memeluk dan mencium kening ibunya lewat akun Instagram @achrafhakimi.
Siapa Achraf Hakimi?
Masa kecil Achraf Hakimi dihabiskan di desa. Dia berasal dari keluarga sederhana. Dia merupakan anak yang energik dan tertarik di dunia olahraga. Sang ibu pun menyuruh Achraf untuk terjun dalam atlet, khususnya renang.
Namun, Achraf memiliki hasrat dan impian tersendiri dalam olahraga sepak bola. Dirinya berharap kelak dapat mengangkat derajat dan meningkatkan perekonomian keluarganya.
Baca Juga: Rekaman CCTV Ferdy Sambo Tiba di Duren Tiga Diputar di Sidang, Brigadir Yosua Masih Hidup
Dilansir melalui Opera News, keluarga Achraf Hakimi sudah bergumul dengan uang ketika dia masih kecil. Berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi yang sulit, tak menghalangi Achraf mengejar mimpi.
Orangtua Achraf pun mengupayakan segala hal untuk anak pertama dari tiga bersaudara itu. Sang ayah merupakan pedagang kaki lima dan ibunya adalah seorang pembersih rumah.
Banting tulang demi sang anak, ayah dan ibunya mencari nafkah agar bisa mewujudkan impian Achraf menjadi pesepakbola terkenal.
Sedikit uang yang dihasilkan pun dialokasikan untuk Achraf supaya dia bisa membeli perlengkapan olahraga, seperti sepatu sepak bola dan alat pendukung lainnya.
Achraf kecil pun begitu tertarik dengan sepak bola, terbukti melalui kehadiran dirinya dalam pelatihan di salah satu klub lokal, Deportivo Colonia de Ofigevi.
Terlalu serius di dunia sepak bola membuat Achraf menelatarkan pendidikan akademisnya. Dia pun lebih menganggap dirinya adalah pesepakbola daripada seorang siswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan