- Kementerian Perdagangan menetapkan kenaikan harga patokan ekspor dan referensi emas periode 1–14 Mei 2026 melalui Kepmendag 1030/2026.
- Kebijakan ini diambil akibat penguatan harga emas global yang didorong oleh meningkatnya permintaan investor terhadap aset lindung nilai.
- Penetapan harga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dengan mengacu pada data pasar internasional London Bullion Market Association.
Suara.com - Kementerian Perdagangan menaikkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode pertama Mei 2026, seiring penguatan harga emas dunia di tengah meningkatnya permintaan aset lindung nilai global.
Dalam ketetapan terbaru, HPE emas naik menjadi 153.194,87 dolar AS per kilogram. Sementara HR emas juga meningkat dari 4.589,33 dolar AS per troy ounce menjadi 4.764,90 dolar AS per troy ounce untuk periode 1–14 Mei 2026.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1030 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, mengatakan kenaikan harga emas terjadi setelah fase rebound usai koreksi pada akhir Maret 2026, ditambah meningkatnya ketidakpastian global yang mendorong investor memburu emas sebagai instrumen safe haven.
“Selama periode pengumpulan data, harga emas naik sebesar 3,83 persen. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global, serta fase rebound setelah koreksi pada akhir Maret 2026," ujar Tommy kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).
"Selain itu, ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter global turut memberikan sentimen positif bagi investor sehingga mendorong penguatan harga emas dibandingkan periode sebelumnya,” lanjut Tommy.
Tommy menjelaskan, penetapan HPE dan HR emas dilakukan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mengacu pada harga pasar internasional, khususnya referensi London Bullion Market Association (LBMA).
Menurut dia, penetapan harga tersebut tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar sesuai dengan dinamika pasar global sekaligus menjaga transparansi kebijakan perdagangan nasional.
“Proses penetapan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian. Koordinasi ini memastikan kebijakan HPE dan HR dilakukan secara transparan dan sesuai dengan dinamika pasar,” tutur Tommy.
Baca Juga: Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global
Berita Terkait
-
Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Masih Rp 2.805.000/Gram
-
Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz
-
Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi
-
SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen
-
Implementasi Green Shipping Pertamina Patra Niaga Klaim Sukses Pangkas 13.000 Ton CO2
-
Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT
-
Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026
-
Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya