/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 18:02 WIB
Kolase foto dokumen Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika Bupati Purwakarta. (tasikmalaya.suara.com | suara network jabar)

Menurut penuturan Kang Dedi saat itu kawasan ini sudah pernah dibersihkan olehnya namun kini ramai kembali jadi tempat prostitusi.

"Dulu mah rapi bersih sekarang rame lagi," kata Dedi.

Kang Dedi berjanji akan kembali membereskan kawasan ini sebab dulu ketika menjabat sebagai bupati Purwakarta dia pernah membereskannya.

"Saya ingin membereskan ini karena dulu pernah dibereskan juga, ini kan bangunan liar dan ada perdagangan wanita bisa pidana," ungkap Kang Dedi.

Dedi Mulyadi keheranan mengapa kali ini usai Kang Dedi fokus di lain hal, kini tempat yang dibereskannya kembali makin ramai dan ia mengaku akan tetap membereskan nya meski bukan kewajibannya.


"Ternyata setelah saya tidak lagi fokus aktif menyelesaikan problem sosial di sini sekarang orang pada berani lagi makin marah dengan jumlah yang sangat lebih
banyak," ujar Kang Dedi.


4 Membandingkan kinerjanya ketika menjabat

Bupati Purwakarta dibanding yang kini diduduki Anne Ratna Mustika.

Menurut penuturan Kang Dedi saat itu kawasan ini sudah pernah dibersihkan olehnya namun kini ramai kembali jadi tempat prostitusi.

Baca Juga: Perlakuan Spesial Arya Saloka ke Anne Ratna Mustika Tersebar, Inikah Orang Ketiga yang Dimsksud Dedi Mulyadi?

"Dulu mah rapi bersih sekarang rame lagi," kata Dedi.

Kang Dedi berjanji akan kembali membereskan kawasan ini sebab dulu ketika menjabat sebagai bupati Purwakarta dia pernah membereskannya.

"Saya ingin membereskan ini karena dulu pernah dibereskan juga, ini kan bangunan liar dan ada perdagangan wanita bisa pidana," ungkap Kang Dedi.

Dedi Mulyadi keheranan mengapa kali ini usai Kang Dedi fokus di lain hal, kini tempat yang dibereskannya kembali makin ramai dan ia mengaku akan tetap membereskan nya meski bukan kewajibannya.


"Ternyata setelah saya tidak lagi fokus aktif menyelesaikan problem sosial di sini sekarang orang pada berani lagi makin marah dengan jumlah yang sangat lebih
banyak," ujar Kang Dedi.

"Kita ini aparat negara yang dibayar negara yang bertugas mengurus rakyat dan rakyat itu kalau percaya sama kita
karena diurus maka kita akan dipilih terus, kayak dulu saya jadi wakil bupati kerjanya keliling terus nginep di rumah warga akhirnya warga percaya sama saya terpilih jadi Bupati," ungkap Kang Dedi.

Dedi Mulyadi juga menyindir Anne Mustika yang kini mendapat manfaat menjadi Bupati karena kepercayaan masyarakat yang telah dibangun nya terlebih dahulu. "Rumah kita harganya mahal untuk itu setiap hari
menyapa rakyat Purwakarta menanyakan makan apa tidak, menegur sekolah atau tidak, " ucap Kang Dedi.

6. Sindir Ambu Anne lebih patuh pada guru ngaji daripada suami.

Diketahui sebelumnya Ambu Anne berangkat umroh bersama guru ngajinya ke tanah suci. Belakangan informasi beredar jika Ambu Anne tak meminta izin terlebih dulu pada Kang Dedi Mulyadi untuk berangkat umroh.

Hal itu membuat Dedi Mulyadi sebagai suami sah merasa kesal, selain itu Ambu Anne juga diduga berani menggugat cerai karena dorongan sang guru ngaji.


Dedi Mulyadi mengungkap kekesalannya sambil tersenyum di halaman gedung Pengadilan Agama Purwakarta usai jalani sidang pokok perkara Rabu 16
November. (*)

Load More