SuaraTasikmalaya- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika sudah bulat ingin berpisah dengan Dedi Mulyadi, sebaliknya kang DM mulai kesel sehingga melontarkan i sindiran keras.
Semua tudingan Anne Ratna Mustika ke Dedi Mulyadi sudah dibantah secara resmi dalam keterangan kepada wartawan di Pengadilan Agama Purwakarta. Kang Dedi Juga mengklarifikasinya di Youtube Kang Dedi Mulyadi Chanel
Namun sebelumnya Kang Dedi Mulyadi terus melontarkan sindirian-sindiran kepada isterinya melalui media sosial.
Dilansir dari kanal YouTube Tribunnews 69 pada 19 November 2022 berikut 5 daftar sindiran Dedi Mulyadi terhadap istrinya Ambu Anne.
1. Sudah Punya Jabatan jadi Berani Gugat Cerai Suami
"Saya pernah jadi wakil bupati 5 tahun, Bupati 10 tahun dan selama menjabat nggak pernah digugat cerai, tapi begitu saya tidak jadi Bupati, istri saya jadi Bupati saya digugat cerai," kata Dedi Mulyadi
2. Dedi Mulyadi ungkit pengorbanan kerja kerasnya
Melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi ia menceritakan perjalanan karirnya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta selama 2 periode.
"Saya tegasin ya sekarang jadi wakil bupati, aku keliling ke mana-mana tiap hari demi apa demi dikenal masyarakat
dekat masyarakat," jelas Dedi.
"hikmahnya terpilih jadi Bupati pada usia 35 tahun, wakil bupati 30 tahun dan mengalahkan bupati yang sedang menjabat," ungkapnya.
Dedi Mulyadi juga mengungkit pengorbanan kerja kerasnya demi membangun Purwakarta dari hasil pemikirannya sendiri.
"modal wabup hanya 500.000 di dompet dan selesai nyalon saya nggak punya uang, terpilih jadi Bupati kerja keras lagi membangun dengan kesungguhan apa yang didapat, terpilih lagi Bupati terus kerja juga komunikasi hampir seluruh wilayah di Jawa Barat," lanjutnya.
3. Sindir Kinerja Ambu Anne
Dilansir dari kanal YouTube KDM channel, Dedi Mulyadi sempat mendatangi kawasan Cilodong Kabupaten Purwakarta seakan menyindir kinerja Ambu Anne.
Kang Dedi membandingkan kinerjanya ketika menjabat sebagai Bupati Purwakarta dibanding yang kini diduduki Anne Ratna Mustika.
Menurut penuturan Kang Dedi saat itu kawasan ini sudah pernah dibersihkan olehnya namun kini ramai kembali jadi tempat prostitusi.
"Dulu mah rapi bersih sekarang rame lagi," kata Dedi.
Kang Dedi berjanji akan kembali membereskan kawasan ini sebab dulu ketika menjabat sebagai bupati Purwakarta dia pernah membereskannya.
"Saya ingin membereskan ini karena dulu pernah dibereskan juga, ini kan bangunan liar dan ada perdagangan wanita bisa pidana," ungkap Kang Dedi.
Dedi Mulyadi keheranan mengapa kali ini usai Kang Dedi fokus di lain hal, kini tempat yang dibereskannya kembali makin ramai dan ia mengaku akan tetap membereskan nya meski bukan kewajibannya.
"Ternyata setelah saya tidak lagi fokus aktif menyelesaikan problem sosial di sini sekarang orang pada berani lagi makin marah dengan jumlah yang sangat lebih
banyak," ujar Kang Dedi.
4 Membandingkan kinerjanya ketika menjabat
Bupati Purwakarta dibanding yang kini diduduki Anne Ratna Mustika.
Menurut penuturan Kang Dedi saat itu kawasan ini sudah pernah dibersihkan olehnya namun kini ramai kembali jadi tempat prostitusi.
"Dulu mah rapi bersih sekarang rame lagi," kata Dedi.
Kang Dedi berjanji akan kembali membereskan kawasan ini sebab dulu ketika menjabat sebagai bupati Purwakarta dia pernah membereskannya.
"Saya ingin membereskan ini karena dulu pernah dibereskan juga, ini kan bangunan liar dan ada perdagangan wanita bisa pidana," ungkap Kang Dedi.
Dedi Mulyadi keheranan mengapa kali ini usai Kang Dedi fokus di lain hal, kini tempat yang dibereskannya kembali makin ramai dan ia mengaku akan tetap membereskan nya meski bukan kewajibannya.
"Ternyata setelah saya tidak lagi fokus aktif menyelesaikan problem sosial di sini sekarang orang pada berani lagi makin marah dengan jumlah yang sangat lebih
banyak," ujar Kang Dedi.
"Kita ini aparat negara yang dibayar negara yang bertugas mengurus rakyat dan rakyat itu kalau percaya sama kita
karena diurus maka kita akan dipilih terus, kayak dulu saya jadi wakil bupati kerjanya keliling terus nginep di rumah warga akhirnya warga percaya sama saya terpilih jadi Bupati," ungkap Kang Dedi.
Dedi Mulyadi juga menyindir Anne Mustika yang kini mendapat manfaat menjadi Bupati karena kepercayaan masyarakat yang telah dibangun nya terlebih dahulu. "Rumah kita harganya mahal untuk itu setiap hari
menyapa rakyat Purwakarta menanyakan makan apa tidak, menegur sekolah atau tidak, " ucap Kang Dedi.
6. Sindir Ambu Anne lebih patuh pada guru ngaji daripada suami.
Diketahui sebelumnya Ambu Anne berangkat umroh bersama guru ngajinya ke tanah suci. Belakangan informasi beredar jika Ambu Anne tak meminta izin terlebih dulu pada Kang Dedi Mulyadi untuk berangkat umroh.
Hal itu membuat Dedi Mulyadi sebagai suami sah merasa kesal, selain itu Ambu Anne juga diduga berani menggugat cerai karena dorongan sang guru ngaji.
Dedi Mulyadi mengungkap kekesalannya sambil tersenyum di halaman gedung Pengadilan Agama Purwakarta usai jalani sidang pokok perkara Rabu 16
November. (*)
Berita Terkait
-
Perlakuan Spesial Arya Saloka ke Anne Ratna Mustika Tersebar, Inikah Orang Ketiga yang Dimsksud Dedi Mulyadi?
-
Dedi Mulyadi Buka Rahasia: Pananyaan Ambu Anne Banyak, Ada Juga yang di Banten
-
Dedi Mulyadi Tiap Malam Kedinginan, Tuh Bupati Karawang Nunggu Bapak, Teh Cellica Pun Like
-
Viral Ryan Dono Batal Nikah Lantaran Mahar Rp226.022 Plus Barang Ini, Dedi Mulyadi: Menurut Saya sih Cukup untuk Ukuran Orang Sunda ya
-
Duh! Ibunda Ryan Dono Ternyata Sudah Siapkan Perhiasan Mewah hingga Kambing Buat Yessy
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
BRI Dukung Respon Cepat Kesiapsiagaan Bencana Bersama BPBD Buleleng
-
KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!
-
10 Jam Terjebak di Gerbong Maut, Kisah Endang Selamat dari Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos