SuaraTasikmalaya-Amalan dan wirid pelunas hutang ini biasa diamalkan oleh Ikhwan Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah (TQN) Suryalaya. Wirid ini juga diizazahkan oleh Abah Anom kepada penerusnya Syekh Muhammad Abdul Gaos SM.
Asal kita yakin dan ikhlas insya Alloh hutang lunas dalam waktu cepat.
Pangersa Abah Aos panggilan Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul mengatakan jangan takut hutang negara juga hutangnya gede daripada kita.
“Yang akan membayarnya kita, hutang itu jangan ditakuti jangan dipikirin tapi harus dibayar. Cara membayarnya ya dengan usaha, dagang,” kata Musryid TQN Suryalaya silsilah ke 38 ini di depan para murdinya saat shohbah pekan lalu.
Menurut Abah Aos, masalah utang piutang hal biasa. Tapi biasanya yang terlilit hutang akan merasa gundah gulana.
Makanya harus usaha agar hutang lunas. Disamping melaksanakan dzikir dan wirid. Berusaha lahiriag dulu yang maksimal.
"Jangan tanggung-tanggung. Jangan usaha skala kecil, gede saja sekali, karena capeknya sama. Sebab jual beli atau usaha itu adalah sunnah Rosululloh.
“Jadi yang punya utang usaha jangan liat utang terus. Usaha untuk melunasi hutang,” tegasnya lagi.
Dagang itu melestarikan Sunnah Rosululloh. Kalau dagangnya rugi atau bangkrut itu bidah dholalah karena dagang rugi tidak dicontohkan Rosul. Rosul selalu unutng tidak pernah rugi, jadi kalau rugi adalah bidah karena yang namanya bidah segalah perbuatan yang tidak dicontohkan nabi.
Baca juga Ini Dia 5 Keajaiban Sholawat Bani Hasyim Kata Abah Aos
Baca juga: Pengusaha Wanita Asal Bandung Lunas Hutang Rp 7.5 M Berkat Manaqiban 5 Kali Sehari
“Contohlah cara bergdang Rosululloh, jangan beralasan tak punya modal sebenarnya Nabi SAW usaanya bukan dengan beliau membawa barang dari siti khodijah,” katanya
Jadi jangan bicara hutang lagi bongkar dunia dengan Laillaha ilaloh dibantu dengan istigfar 2.401 kali sebelum tidur dam sesudah mengamalkan itu tidur. Ini kata Allah dalam Alquran Surat Nuh ayat 10-12
Setelah baca istigfar jangan ngobrol langsung tidur. Kalimat istigfarnya Astaghfirullôhal ‘azhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm wa atûbu ilaih.
Artinya:
“Saya memohon kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia Yang Hidup dan Berdiri dan saya bertobat kepada-Nya.
Berita Terkait
-
Berguru ke Ulama Sufi Penerus Abah Anom, Keluarga Anang Hermansyah-Ashanti Mengaku Sekarang Makin Tenang
-
Pengantin Baru Ngeluh Hidup Tak Bahagia, Ternyata Punya Banyak Hutang Karena Pesta Pernikahan Terlalu Mewah
-
4 Penyebab Seseorang Punya Banyak Hutang, Salah Satunya Terbawa Pergaulan!
-
5 Hal Negatif Punya Banyak Hutang, Waspada Pikiran Selalu Tertekan!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
BRI Lewat Program Desa BRILiaN Sukses Dorong Ekonomi Lokal Desa Pajambon Kuningan