News / Metropolitan
Senin, 25 Mei 2026 | 09:46 WIB
Ilustrasi Tawuran (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Tim gabungan kepolisian berhasil meredam aksi tawuran di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Senin pagi.
  • Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan petasan tanpa menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
  • Kepolisian memperketat pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah gangguan keamanan susulan serta menjaga ketertiban aktivitas warga.

Suara.com - Aksi tawuran yang sempat memanas di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai, dekat Stasiun Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, berhasil diredam oleh tim gabungan kepolisian pada Senin (25/5/2026) pagi.

Laporan mengenai bentrokan tersebut diterima pihak kepolisian pada pukul 07.10 WIB, bertepatan dengan jam sibuk warga yang hendak berangkat kerja dan anak-anak yang menuju sekolah.

Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan yang terdiri dari Unit Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur serta personel Patra Brimob langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.

"Tim Patroli Perintis Presisi dari unit C dan D bersama dengan personel Patra Brimob langsung bergerak cepat ke titik lokasi kejadian untuk melakukan penanganan," jelas Kepala Polres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal kepada wartawan.

Setibanya di lokasi, petugas segera memisahkan para pelaku tawuran melalui pendekatan persuasif sekaligus tindakan tegas, hingga situasi yang sempat tegang berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.

Setelah massa bubar, tim melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar area kejadian dan berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa tiga buah petasan, lima unit busur panah, dan satu buah proyektil ketapel.

Temuan itu mengindikasikan para pelaku telah mempersiapkan diri secara matang sebelum bentrokan terjadi.

Kendati situasinya sempat meruncing, Kombes Alfian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.

"Prioritas kami adalah membubarkan tawuran ini dan mencegah adanya korban jiwa. Kami juga memastikan agar aktivitas masyarakat, seperti perjalanan mereka ke tempat kerja atau sekolah, tidak terganggu," tegasnya.

Baca Juga: Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Usai situasi dinyatakan kondusif, personel kepolisian melanjutkan pengamanan di Pos Terpadu Bonsi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan susulan.

Polres Metro Jakarta Timur mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian, guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi semua.

Load More