SuaraTasikmalaya-Saat kebakar Pasar Ciawi Tasikmalaya, kios sudah tutup karena memang hari menjelang magrib. Tentunya para pedagang yang sudah ke rumhanya masing-masing kaget ketika mendengar pasar kebakaran.
Bahkan ada seorang pedagang pingsan. Pasalnya uang untuk setor dan belanjaan disimpan di laci kios. Petugas keamanan dan BPBBD kemudian membawa pedagang itu ke Puskesmas terdekat.
“Sebagian pedagang di pasar sudah pada pulang. Kios sudah pada tutup semua. Saya juga pas sampai rumah dapat kabar kebakaran saya langsung datang lagi ke sini,” jelasnya.
“Saya jualan sembako ada minyak goreng di sana dan barang-barang yang mudah terbakar ya kalau diuangkan mah ada 150 jutaan," kata Asep Saefudin warga Lambau Ciawi.
Hal yang sama dikemuakakn Iis Siti Amina pedagang alat sekolah. Kios yang punya saya
sepatu, alat sekolah dan lainnya. Kalau kerugian antara Rp200 juta sampai Rp250 juta,” katanya.
Kebakaran Pasar Ciawi Tasikmalaya yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB pada Minggu (18/12/2022) mengakibatkan ratusan kios hangus terbakar.
Menurut salah seorang pedagang, Widodo, awal mula kebakaran diduga berasal dari blok c. Kendati demikian, dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti penyebabnya.
“Sementara ini indikasi awal kebakaran ada di Blok C kurang lebih ada 100 kios yang terbakar. Kami belum bisa memastikan jumlah pastinya karena apinya masih menyala ada masih dipadamkan,” kata Widodo.
Menurutnya, api juga membakar sebagian kios di Blok A. Namun, untuk kepastiannya masih belum diketahui karena memang api masih menyala.
“Ada sebagian blok A, saya tal bisa ngomong banyak karena kebakaran masih berlangsung. Tapi yang di Blok C mah habis semua,” kata Ceceep.
Menurut dia, blok c Pasar Ciawi diisi oleh berbagai dagangan. Seperti kios kelontongan, pakaian, alat-alat sekolah dan alat tulis.
“Kalau di blok c itu ada kios pakaian, alat sekolah, kelontongan. Untuk penyebabnya dari mana masih belum tahu, kerugian juga belum diketahui,” ucapnya.
Asep mengatakan sebagian besar pedagang sudah pulang saat kebakaran
Hingga saat ini, petugas masih berjibaku memadamkan api yang membakar ratusan kios di blok c dan sebagian di blok a Pasar Ciawi Tasikmalaya.(*)
Berita Terkait
-
Firasat Tak Enak Sang Anak Jelang Kebakaran di Manggarai: Mah, Pindah Yuk di Jakarta Panas
-
Pasar Ciawi Tasikmalaya Terbakar, 200 Kios Ludes Pedagang Nangis; Ya Allah duit Can Dibawa Kumaha Atuh
-
Momen Bahagia Ismail Mendadak Jadi Musibah Saat Rumahnya di Manggarai Dilalap Si Jago Merah
-
Cerita Yanuar Nekat Masuk ke Rumahnya yang Terbakar di Manggarai Demi Akta Kematian Bapak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
5 Sepeda Listrik Rp3 Jutaan: Performa Tangguh Serasa Naik Motor
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya