SuaraTasikmalaya-Anggota DPR-RI Dedi Mulyadi tampaknya sudah merasa akan menjadi duda setelah digugat cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Setelah menyambangi rumah Yessy 'sertifikat tanah' Dedi Mulyadi mengunjungi rumah Neng Salma.
Neng Salma adalah penjual nasi uduk yang pernah dibantu modal usaha oleh Purwanto, Kadisdik (Kepala Dinas Pendidikan) Kabupaten Purwakarta.
Diberi modal usaha oleh Kadisdik Neng Salma berjualan Ceker Mercon. Dan laris manis. Neng Salam menjadi dikenal karena diliput Dedi Mulyadi di akun Youtubenya.
Tidak cukup sampai di situ, sosok Neng Salma beberapa kali muncul dalam konten Kang Dedi Mulyadi. Baik diposting di Instagram maupun Youtube.
Terbaru, sosok Neng Salma kembali diupload di Kang Dedi Mulyadi Chanel dan Instagram pribadinya. Kang Dedi Mulyadi dan Neng Salma terlihat sedang duduk lesehan sambil mengulek bumbu ceker mercon. Mereka tampak padu. Neng Salma kelihatan grogi nyambel di depan tokoh Purwakarta dan Jabar ini.
Sambil menungu Neng Salma ngulek sambel, Dedi Muladi nyerocos membahas tentang filosofi sambal. Perempuan itu harus bisa bikin samba. Genearasi milenial harus diajarin yang tadisional di Jepang juga negara maju perempuannya diajari yang tradisional, jangan lupakan tradisi.
Memang bisa bikin sambel pakai blender, tapi kan sambel diulek itu adalah proses hidup.
"Kamu tahu ngak di Sunda itu banyak menghasilkan sambal, ada sambal Cibiuk, sambal hejo, sambil Asep Starwberi. Dari sambel terlahirlah orang-orang kaya," tandasnya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Jagokan Argentina di Final Piala Dunia 2022: Sejak Kecil Tim Favorit Saya Argentina
Tapi diakui saat membuat sambel terasa pedih, Dedi Mulyadi bergurau kepada timnya yang saat itu tak berkedip menyaksikan Neng Salma ngulek sambel.
"Kami pedih kenapa, kamu kan tak punya probelm apa-apa. Saya tak merasa pedih hidupnya ," katanya.
Lantas Dedi Mulyadi meneruskan mengulek sambar mercon dari Neng Salma. "Ini bukan pencitraan saya udah terbiasa ngulek sambal sendiri, kalau pencitraan nguleknya ngak akan kuat lama,." katanya.
Dedi Mulyadi kemudian meneruskan memasa sambel bereng Neng Salma sambil membikin narasi bahwa perempuan itu harus bisa masak. Filosopinya perempuan belajar nyuci. masak yakni belajar kesabaran.
"Perempuan belajar nyetrika itu belajar ketelitian, jadi perempuan itu mahluk yang sangat teliti dan sabar, jadi perempuan itu hatinya halus jadi matanya tajam," katanya.
Melihat postingan Kang Dedi tersebut, seperti biasa tugas netizen adalah menjodohkan. Kang Dedi Mulyadi dan Neng Salma dicocok-cocokin di kolom komentar.
Berita Terkait
-
Blusukan Dedi Mulyadi ke Rumah Yessy 'Sertifikat Tanah' Kebablasan, Pengamat Lutfijw: Permalukan Orang, Kalau Niat Baik Nggak Usah Dipublish ke Publik
-
Yessy Duta Sertifikat Rumah Dijodohkan ke Kang Dedi Mulyadi, Begini Ceritanya
-
Posting Foto Cantik di Instagram, Yessy 'Duta Sertifikat Rumah' Malah Disuruh Beberes Rumah oleh Warganet
-
Dedi Mulyadi- Sule Prikitiew Bakal Ramaikan Pilgub Jabar 2024, Pengamat Politik: Keren, Bisa Ganjal Ridwan Kamil
-
Dedi Mulyadi-Anne Ratna Mau Bercerai, Sejumlah Artis Malah Puji Kang DM Setinggi Langit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel