/
Selasa, 03 Januari 2023 | 04:32 WIB
Ceramah kesehatan dr. Zaidul Akbar tentang cara menurunkan kolestroltinggi (tasikmala.suara.co | suara network jabar)

SuaraTasikmalaya- Bagi yang punya kolesterol tinggi perhatikan ini,Ohya kolestrol tinggi adalah ketika kadar kolesterol di dalam darah melebihi batas normal.

Jangan dibiarkan  dibiarkan, kolesterol yang berlebihan bisa menumpuk di pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.

Kolesterol adalah lemak seperti lilin yang diproduksi oleh hati. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk memproduksi sel-sel sehat dan sejumlah hormon. Selain diproduksi oleh hati, kolesterol juga dapat diperoleh dari makanan.

Dokter sekaligus pendakwah dr. Zaidul Akbar, membagikan resep obat kolesterol herbal di kanal YouTubenya.

Dokter Zaidul Akbar menjelaskan, bahwa herbal yang baik untuk dijadikan sebagai obat kolesterol utamanya yang mengandung lemak sehat.

Kabar baiknya, menurunkan kolesterol tinggi ternyata bisa dengan cara mengatur pola makan dan menjalani gaya hidup yang sehat. Berikut adalah cara menurunkan kolesterol secara alami tanpa obat:

Hindari lemak trans

Menurut American Heart Association (AHA), mengonsumsi lemak trans dapat berdampak negatif terhadap kesehatan seseorang karena bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).

Beberapa sumber lemak trans antara lain, margarin, minyak sayur terhidrogenasi, gorengan, isi perut sapi, domba dan kambing.

Baca Juga: Tips Kulit Kencang dan Mulus Tanpa Kosmetik Menurut dr Zaidul Akbar


Buah Alpukat


Buah alpukat mengandung vitamin K, C, B5, B6, E dan lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko stroke. Selain itu, alpukat juga dapat mengatur kadar kolesterol LDL dan HDL serta trigliserida darah.

Buah Apel


Mengonsumsi buah apel juga bisa menurunkan kolesterol dalam darah. Studi yang dipublikasi di International Journal of Preventive

Medicine 2011 menyebut konsumsi 300 gram apel setiap hari selama 8 minggu dapat menurunkan kolesterol. Peneliti menyebut ini

berkaitan dengan kandungan polifenol dan serat pada buah apel.

Jeruk dan Lemon

Buah jeruk dan lemon dikenal memiliki kandungan antioksidan vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh. Selain itu, buah ini juga mengandung hesperidin yang dapat mengurangi gejala hipertensi, pektin (serat), dan senyawa limonoid yang dapat memperlambat aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) serta menurunkan kolesterol dalam darah.

Teh hijau

Sebuah ulasan dari 14 studi menemukan mengonsumsi teh hijau setiap hari selama setidaknya dua minggu bisa menurunkan kolesterol total

sekitar 7 mg/dL dan kolesterol LDL sekitar 2 mg/dL. Teh hijau juga kaya antioksidan, yang dapat mencegah kolesterol LDL dari oksidasi dan

membentuk plak di arteri.

Rempah-rempah

Sebuah penelitian menunjukkan bawang putih, kunyit dan jahe sangat efektif menurunkan kolesterol ketika dimakan secara teratur. Makan satu siung bawang putih per hari selama tiga bulan, misalnya, sudah cukup untuk menurunkan kolesterol total sebesar 9%.

Konsumsi sayur

Serat berperan penting dalam upaya menurunkan kolesterol dalam darah. Dalam hal ini sayuran hijau bisa jadi salah satu sumber serat yang baik selain dari buah-buahan.

Diet mediterania bisa jadi contoh pola makan yang baik untuk menurunkan kolesterol. Diet ini selain banyak mengonsumsi sayur dan buah juga kaya sumber lemak baik dari minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, serta ikan.

Penelitian telah menunjukkan orang yang mengikuti diet gaya Mediterania selama setidaknya tiga bulan dapat mengurangi LDL rata-rata 8,9 mg/dL. 

Kolesterol tinggi merupakan kondisi yang tidak bergejala, sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Maka dari itu, cara untuk mengetahui apakah Anda menderita kolesterol tinggi atau tidak adalah dengan menjalani tes kadar kolesterol ke dokter.

Tes kadar kolesterol perlu dilakukan secara berkala, agar risiko terjadinya komplikasi bisa dicegah. Beberapa komplikasi yang dapat menyerang penderita kolesterol tinggi adalah stroke, penyakit jantung koroner, dan serangan jantung.

Cara mencegah kolesterol tinggi adalah dengan menjalani pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga, banyak mengonsumsi makanan sehat, misalnya buah dan sayur, serta tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. (*)

Load More