SuaraTasikmalaya.id - Awal tahun 2023 jadi hari kurang baik bagi pasangan bulutangkis ganda putra Indonesia The Daddies.
The Daddies atau Hendra Setiawan dan Muhammad Ahsan justru banyak dihujat nitizen Indonesia.
Seperti dilaporkan akun Twitter @bhulukhuduktv, 6 Januari 2023.
"Kisah mesin tua The Daddies dibully, dipaksa pensiun dan didoakan cedera oleh warganet," tulis akun tersebut.
Daddies mendapatkan komentar-komentar negatif dari para netizen Indonesia prihal tak ada satu pun gelar juara yang diraih pasangan gaek itu di tahun lalu.
"Komentar-komentar negatif yang mengarah ke Ahsan/Hendra adalah soal meminta mereka pensiun sehingga dengan begitu jalan regenerasi di nomor ganda putra dianggap bakal lebih terbuka," lanjut akun tersebut.
Salah satu komentar miring pada Daddies misalnya,"Sudah tua? Ya betul umur 38 & 35, tapi kenapa masih WR no 3? Cepat pensiun aja? Caranya gampang kalahkan mereka di 1st & 2nd round setiap turnamen dalam 1 tahun. Nanti mereka akan berpikir soal pensiun dengan sendirinya. Jangan halangi regenerasi pemain muda."
Komentar lain berbunyi,"Sudah tua nggak sadar diri. Kalau pasti dapat medali emas (olimpiade Paris 2024) nggak masalah. Tapi nyatanya olimpiade 2016 dan 2020 mereka nggak dapat medali. Mau nggak dapat medali untuk kesekian kalinya?" ujar warganet lainnya.
"Semoga mereka cedera biar nggak menghalangi pasangan MD muda buat bisa masuk ke Olimpiade. Ingat ya mereka itu pembawa sial," begitu hujatan keji lainnya.
Seperti diketahui memang sepanjang tahun 2022 tak ada satu pun gelar juara yang diraih The Daddies.
Namun sebenarnya Muhammad Ahsan Hendra Setiawan merupakan ganda putra andalan Indonesia pada beberapa turnamen bulutangkis di sepanjang musim 2022.
Mereka di BWF World Tour Finals 2022 justru masuk final. Hanya saja kalah dari pasangan Cina.
Ahsan/Hendra takluk dari Liu Yuchen/Ou Xuanyi dengan skor 17-21, 21-19, 12-21. The Daddies harus puas naik podium pada posisi runner up.
Kekalahan tersebut membuat banyak serangan verbal dan bullyan yang diarahkan ke mereka di media sosial. Meski demikian banyak pula nitizen yang membela The Daddies.
"Totally terrible comments, mau mereka pensiun apa ngga kan mereka udh professional juga. Bawa nama Indonesia pula. Semoga kojeng sama babah selalu sehat dan tetep bisa main badminton terus," ujar akun Twitter Wielda.
"Hempol dan mulutnya pada tajem-tajem banget gila! Yg kalian doain jelek dan kalian suruh pensiun itu sekarang world number 2 gaes. Performa jelek tuh di mana? Heran deh," kata akun lainnya.
"Gue mah dukung banget kalau Ahsan Hendra mau ke Paris 2024," kata nitizen lainnya.
Masih Siap Berprestasi
Sementara itu Hendra Setiawan sendiri menegaskan dirinya dan Muhammad Ahsan masih punya ambisi yang tinggi untuk terus berprestasi.
Di tahun 2022 justru Ahsan/Hendra mencatat performa yang terbilang impresif.
Ahsan/Hendra bertekad untuk tampil maksimal di 2023. Pasalnya, pengumpulan poin Olimpiade Paris 2024 akan dimulai musim depan. (*).
Tag
Berita Terkait
-
Piala AFF 2022: Link Live Streaming Babak Semifinal Indonesia Vs Vietnam
-
Head to Head dan Prediksi Skor Semifinal Piala AFF Timnas Indonesia Vs Vietnam, saatnya Perawani Gawang Skuad Park Hang Seo
-
Duel Dua Bulgogi di Semifinal Piala AFF, Pelatih Vietnam Dinilai Sombong, saatnya Diberi Pelajaran Sebelum Resign
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek