Suara Tasikmalaya.id- Persidangan kasus pembunuhan Brigadir Josua Hutabaran oleh Ferdy Sambo dan kawan kawan masih berlangsung. Namun video vonis sudah beredar di media sosial.
Dalam Video itu menarasikan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Wahyu Iman Santoso sedang bicara terkait Ferdy Sambo viral.
Menanggapi hal itu, Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis buka suara. Pihakya tak akan terpengaruh terkait bocornya vonis kasus yang menjerat Ferdy Sambo, kataArman Haris tim kuasa hukum Sambo memilih fokus pada proses persidangan yang sedang berjalan.
"Memang dalam beberapa hari terakhir ini kami melihat perbincangan di media sosial . Kami tim kuasa hukum akan tetap memusatkan perhatian kepada proses hukum yang saat ini sedang berjalan," katanya, seperti dilansir Anatara
Arman berharap proses peradilan objektif dan imparsial. Arman pun meyakini peradilan di Indonesia memiliki pengawasan berimbang.
"Sejak awal kami mengharapkan proses peradilan yang objektif dan imparsial. Kami percaya sistem peradilan kita telah memiliki mekanisme pengawasan yang berimbang," ujarnya.
Hakim Wahyu Iman Santoso merupakan hakim ketua dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Di mana salah satu terdakwa perkara tersebut, Ferdy Sambo.
Menurutnya, narasi dalam video viral itu sangat menyesatkan. Alasannya proses persidangan kasus pembunuhan Brigadir J saat ini masih pada tahap pemeriksaan, sehingga belum ada tuntutan apalagi vonis.
Apalagi dalam video itu banyak adegan yang tak masuk akal seseorang yang dinarasikan sebagai Hakim Wahyu mengenakan baju batik dan celana abu-abu.
Baca Juga: Baru 20 Orang Bakal Calon DPD RI Lolos, Salah Satunya Keponakan Khofifah
Ia duduk di sofa sambil menerima telepon. Dalam narasi video, ia disebut sedang diskusi dengan seorang wanita di depannya.
Orang yang disebut sebagai Hakim Wahyu itu, mengatakan tidak butuh pengakuan Ferdy Sambo. "Bukan, masalahnya dia nggak masuk akal banget dia nembak pakai pistol Yosua. Tapi enggak apa-apa, sah-sah saja. Saya enggak akan pressure dia harus ngaku, saya enggak butuh pengakuan," katanya.
"Saya nggak butuh pengakuan. Kita bisa menilai sendiri. Silakan saja, saya bilang mau buat kayak begitu. Kemarin tuh sebenarnya mulut saya sudah gatal, tapi saya diemin saja," sambung pria itu.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) telah melakukan klarifikasi ke Wakil Ketua PN Jaksel Wahyu Iman Santoso terkait video viral tersebut.
"Bahwa video hanyalah potongan atau editan, yang ternyata setelah kami klarifikasi kepada beliau, telah tidak secara utuh menampilkan pernyataan," kata Humas PN Jaksel Djuyamto.
Djumyanto mengatakan, Wahyu hanya menjelaskan secara normatif hukuman dalam kasus pembunuhan berencana.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Hakim dan Jaksa Syok Berat Temukan Tulang Belulang di Ruang Rahasia Rumah Sambo?
-
CEK FAKTA: Benarkah Ferdy Sambo Bunuh Diri dengan Konsumsi Obat sampai Overdosis?
-
Dugaan-dugaan di Balik Video 'Bocoran Vonis Hukuman' Ferdy Sambo, Teror?
-
'Harusnya Yosua yang Duduk di Sini' Ferdy Sambo Ngamuk Tak Terima Dicecar Jaksa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Dividen BRI Mulai Dicairkan, Investor Terima Pembayaran Tunai Rp31,47 Triliun
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah