Suara.com - Video diduga berisi percakapan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Wahyu Iman Santoso terkait "bocoran vonis" Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J jadi viral.
Dalam narasi video itu, Hakim Wahyu disebut menceritakan kasus Ferdy Sambo yang tengah ditanganinya pada seorang wanita.
Bahkan dalam video tersebut dinarasikan jika wanita itu sudah mendapat bocoran terkait hukuman yang akan diterima oleh Ferdy Sambo cs.
Kemudian pria diduga Hakim Wahyu melanjutkan omongannya lagi bahwa majelis hakim yang menangani perkara tersebut tidak membutuhkan pengakuan dari terdakwa Ferdy Sambo.
Simak dugaan-dugaan di balik video bocoran vonis hukuman Ferdy Sambo berikut ini.
Video Viral Bocoran Vonis Sambo
Diketahui Hakim Wahyu merupakan hakim ketua dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir J dengan salah satu terdakwanya Ferdy Sambo. Dalam video viral, seseorang yang dinarasikan sebagai Hakim Wahyu mengenakan baju batik dan celana abu-abu sedang duduk di sofa sambil menerima telepon.
Dalam narasi yang menyertai video, Hakim Wahyu disebut sedang diskusi dengan seorang wanita di depannya. Namun tak diketahui sosok wanita itu. Pria yang disebut sebagai hakim Wahyu mengatakan tidak butuh pengakuan dari Ferdy Sambo.
"Masalahnya dia (Sambo) nggak masuk akal banget nembak pakai pistol Yosua. Tapi nggak apa-apa, sah-sah saja. Saya nggak akan pressure dia harus ngaku, saya nggak butuh pengakuan," kata pria diduga Hakim Wahyu.
Baca Juga: Bawa Lato-Lato, Presiden Jokowi Ajak Jan Ethes dan La Lembah Manah ke Candi Prambanan
"Kita bisa menilai sendiri. Silakan saja saya bilang mau buat kayak begitu. Kemarin tuh sebenarnya mulut saya sudah gatel, tapi saya diemin saja," sambung pria itu.
Dugaan Upaya Teror Untuk Hakim Wahyu
Menko Polhukam Mahfud Md menduga video viral tersebut merupakan upaya teror ke hakim. Mahfud menyampaikan video itu harus diselidiki oleh Mahkamah Agung (MA) karena terkait dugaan pelanggaran etik. Ia kemudian menyampaikan terkait kemungkinan beredarnya video tersebut.
"Mungkin video itu dipotong-potong dari rangkaian pembicaraan sehingga timbul kesan tertentu," kata Mahfud pada Jumat (6/1/2022).
Mahfud menduga video itu bagian dari teror agar hakim tak berani menjatuhkan vonis berat ke Sambo. Ia mengatakan secara logika, hakim Wahyu sedang dibuat ragu memvonis berat Sambo karena adanya video tersebut sebelum vonis.
"Saya menduga video itu bagian dari upaya untuk menteror hakim agar tak berani memvonis Sambo dengan vonis yang berat. Logikanya, biar hakim ragu memvonis Sambo karena khawatir vonisnya dinilai sebagai hasil konspirasi karena sama dengan video yang telah viral sebelumnya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bawa Lato-Lato, Presiden Jokowi Ajak Jan Ethes dan La Lembah Manah ke Candi Prambanan
-
'Harusnya Yosua yang Duduk di Sini' Ferdy Sambo Ngamuk Tak Terima Dicecar Jaksa
-
Ferdy Sambo Gemetar Lihat Bharada E Panggil Jessica Tersangka Kopi Sianida ke Persidangan, Benarkah?
-
Febri Diansyah Pengacara Ferdy Sambo Dibuat Rontok: Orang ke Klub Malam Pasti Pemerkosa, Pernah Datang?
-
CEK FAKTA: Hakim dan JPU Dibuat Syok! Temukan Ruang Rahasia Ferdy Sambo Berisi Tulang Belulang, Benarkah?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek