/
Senin, 20 Februari 2023 | 14:55 WIB
Kolase Foto Ledakan di Blitar. (akun Twitter @Miduk17.)

SuaraTasikmalaya.id - Ternyata 3 korban meninggal atas tragedi ledakan di Blitar masih satu keluarga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar telah melakukan pencarian terhadap korban meninggal dunia akibat ledakan dahsyat.

Ledakan itu diduga berasal dari serbuk petasan di Dusun Sadeng Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar tadi malam.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar Ivong Berttyanto.

Ia menjelaskan, BPBD Kabupaten Blitar telah menemukan dua potongan bagian tubuh yang teridentifikasi. 

Dirinya memastikan, ada 3 orang korban atas nama Darman, Wawa, dan Arifin. 

"Korban bernama Wawa dan Arifin yang diduga merupakan anak dan kerabat dari Darman pemilik rumah," ungkapnya sebagaimana dikutip suaratasikmalaya.id dari akun Facebook @Ag243 pada Senin (20/2/2023).

Dalam unggahan akun tersebut, berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Blitar, ada 26 rumah yang rusak, 6 orang luka ringan, 3 orang masih syok dan 3 orang meninggal dunia. 

Sementara itu untuk bagian tubuh korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Srengat Blitar untuk dilakukan otopsi. 

Baca Juga: Mobil Suzuki APV Tiba-tiba Terbakar di Solok, Damkar: Penyebab Kebakaran Dalam Penyelidikan

Lokasi ledakan dahsyat kini telah dipasang police line. Masyarakat dilarang memasuki area ledakan karena dikhawatirkan masih ada bahan mercon. 

Selain itu petugas melakukan olah TKP dan mengevakuasi serpihan tubuh korban.

Police line terbagi dua zona yaitu pusat ledakan dan rumah-rumah tetangga. Rumah yang menjadi pusat ledakan telah rata dengan tanah. 

Sedangkan beberapa rumah sekitarnya rusak terutama di bagian atap. Warga rela antri untuk melihat lokasi ledakan.

Warganet turut menyayangkan adanya tragedi ini, pasalnya pemerintah sudah mencekal adanya petasan.

"Ini sdh prnh trjdi thn lalu, knpa hrus trjadi lagi? Pembelajaran buat kita semua alangkah baiknya kita menghindari hal2 yg smcm ini lgi. Smga Husnul Khotimah bagi yg meninggal ... Aamiin ...," akun @Cahaya Mentari.

Load More