SuaraTasikmalaya.id- Tanah Pengangonan yang disulap menjadi Obyek Wisata Gunung Gede di Kampung Madasari Desa Tarunajaya Kecamatan Sukaraja kini berubah wajah. Objek wisata Gunung Gede kini viral di medsos. Suguhan Panorama alam menjadi magnet yang menarik para pengunjung khususnya Pehobi selfie.
Hampir setiap hari ada saja pengunjung jung yang datang. Terkadang bareng rombongan menggunakan jasa kendaraan hiburan keluarga yang disediakan warga, orang menyebutnya mobil Tayo ( Odong-odong).
Biasanya Objek Wisata Gunung Gede terlihat ramai pada akhir pekan dihari Sabtu- Minggu sore. Waktu ini menjadi saat yang dinanti para pengunjung. Mereka memburu pemandangan senja hari.
Pada sebuah pelataran yang sangat luas, yang merupakan puncak kedua tertinggi di lokasi obyek wisata Gunung Gede, sudah disediakan warung- warung kecil, Gazebo dan tempat untuk selfie tersebar dibeberapa titik.
Warga setempat secara rutin bergotong royong membenahi lokasi wisata terutama akses jalan dan menambah fasilitas pendukung lainnya. Apalagi pembukaan wisata alam Gunung Gede mendapat dukungan dari seorang pengusaha bordir, Ibu Rani, yang merupakan penduduk asli setempat.
Ketua pengelola Objek Wisata Gunung Gede, Ipin mengatakan, melihat medannya, lokasi wisata ini bisa dimanfaatkan dengan pengadaan fasilitas permainan playing fox.
“Wisata alam Gunung Gede bukan hanya menawarkan keindahan alam di sore dan malam hari saja, tapi sangat cocok untuk permainan playing fox, lokasinya bisa untuk jarak dekat dan jauh”, ujar Ipin yang merangkap Anggota BPD Tarunajaya.
Didesa Tarunajaya sendiri, potensi wisata alam yang bisa dijadikan destinasi wisata keluarga bukan sebatas Gunung Gede saja, ada wisata alam lainnya yang juga tak kalah indahnya yang bisa dijadikan referensi pengunjung terutama pehobi selfie, misalnya, Bukit Batu Sirap, Bukit Batu Tapak,dan terbaru Alam Garuda ngupuk.
Ketua Karang Taruna kecamatan Sukaraja, Kikim (39) kepada Suara Tasikmalaya pada Rabu (22/02/2023) mengatakan, potensi alam yang tersebar diberbagai tempat di derahnya dan dikelola secara serius tentunya bisa mendongrak PAD Desa.
“Pengunjung tidak akan merasa jenuh dan cepat bosan karena ada berbagai pilihan kunjungan wisata yang di miliki Desa Tarunajaya”, Paparnya.
Lanjut Kikim di lokasi wisata Gunung Gede, untuk sementara ini menjadi prioritas pengembangan.
“Wisata alam yang ada didaerah ini tetap menjadi perhatian dalam pengembangan kedepannya, namun saat ini yang menjadi prioritas pengembangannya obyek wisata alam Gunung Gede mengingat berada ditanah pengangonan milik Desa Tarunajaya”, tandas Kikim.
Dilokasi wisata alam Gunung Gede tambah Kikim, rencananya dalam waktu dekat akan ditanami kebun Pohon Jeruk dimana sudah mendapat dukungan semua pihak. Dari pihak BPP Kecamatan Sukaraja sudah melakukan survei ke lokasi, dan layak ditanami apa saja. Camat Sukaraja pun sudah memberikan dukungannya.
“Kedepan Pengunjung yang datang ke objek wisata alam Gunung Gede tidak merasa cepat jenuh, mereka datang bukan hanya sekedar melihat keindahan alam saja, akan tetapi pengunjung bisa menikmati sensasi lain, yakni adanya pe
mandangan hamparan kebun jeruk ” pungkasnya. ()
Berita Terkait
-
Telah Dibuka! Pendaftaran Calon Paskibraka Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2023, Syaratnya Ternyata Simpel dan Mudah
-
Jabar Ekraf Summit (JES) 2023 Chapter Tasikmalaya Dimulai, Tonton Yuk Film Lokal Tasik
-
Info Lowongan Kerja Tasikmalaya Hari Ini Senin 20 Februari 2023, Siapkan Syarat-Syaratnya Lalu Kirim Lamaran Anda!
-
Jadwal Sholat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya Selasa 21 Februari 2023, Lengkap Dalil Wajib Sholat
-
Lowongan Kerja Tasikmalaya, Syarat SMK Bisa TikTok dan Instagram, Segera Kirim Lamaran!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
6 Fakta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI, 16 Pelaku Bakal di-DO?
-
7 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang, Ini Shadenya
-
Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS
-
10 Jam Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Disidang Massal, Ada Live TikTok-nya
-
Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya
-
800 Orang Tewas! Ini 10 Fakta Mengejutkan Laka Lantas di Sulsel
-
IHSG Meroket, Efek Saham-saham Prajogo Pangestu Diborong Asing?
-
Ulasan Novel Karmila, Cinta yang Tumbuh dari Sisa-sisa Kehancuran
-
Aturan Baru Masuk SMA di Lampung: Kini Tak Bisa Lagi Cuma Modal Dekat Rumah
-
Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen