SuaraTasikmalaya.id - Kurikulum Merdeka sejatinya bisa dengan mudah diakses dan dipelajari oleh para guru.
Ini karena Kurikulum Merdeka mempunyai cukup banyak dukungan baik Platform maupun hal lainnya.
Berikut ini 5 Dukungan Kurikulum Merdeka dilansir dari akun @ditjen.gtk.kemdikbud.
Platform Merdeka Mengajar hadir menjadi salah satu sumber belajar dan informasi untuk dapat membantu kita memahami Implementasi Kurikulum Merdeka
Mulai dari beragam topik pelatihan bisa diakses secara mandiri kapanpun dan di manapun.
Dokumen penting terkait Kurikulum Merdeka, hingga berbagai referensi Perangkat Ajar serta sumber belajar lainnya tersedia di sini.
2.Dukungan Komunitas Belajar
Dalam perjalanan implementasi Kurikulum Merdeka, guru tidak sendirian.
Baca Juga: Inilah Daftar Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia di Piala Asia U-20
Semua hal bisa didiskusikan dan belajar bersama-sama rekan sejawat dalam komunitas belajar, baik itu komunitas belajar dalam sekolah maupun antar sekolah bahkan antar daerah.
Dari komunitas belajar guru bisa bersama-sama mencari solusi terkait kegiatan belajar mengajar, berbagi praktik baik dan inspirasi.
3.Dukungan Narasumber Berbagi Praktik Baik
Untuk memperoleh inspirasi tentang penerapan implementasi Kurikulum Merdeka, kepala satuan pendidikan atau penggerak komunitas dapat mengundang narasumber untuk berbagi praktik baik di komunitas belajar maupun ke satuan pendidikan. Informasi tentang Narasumber Berbagi Praktik baik tersedia di Platform Merdeka Mengajar
4.Seri Webinar
Jika dalam prosesnya merasa masih memerlukan tambahan informasi mengenai implementasi Kurikulum Merdeka, kita juga dapat mengikuti Seri Webinar yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. Beberapa seri webinar ini pun juga dapat diakses di Platform Merdeka Mengajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Rekomendasi Mobil Listrik Stylish di Tengah Terkereknya Harga Minyak Dunia
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
Bukan Cuma Dipoligami, Dokter Eca Prasetya Layangan Putus Ternyata Korban KDRT sebelum Cerai
-
Libur Lebaran Bawa Sukacita di Aceh, Air Terjun 7 Tingkat Jadi 'Primadona' Wisata