SuaraTasikmalaya.id – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, baru-baru ini memberikan pernyataan bahwa Indonesia mengalami kerusakan di masa lalu dalam segi-segi tertentu.
Hal ini dia sampaikan dalam acara Cangkrukan Menko Polhukam bertema Tertib di Tahun Politik Menuju Indonesia Maju yang disiarkan di akun youtube Kemenko Polhukam, Selasa (28/2/2023).
“Karena Indonesia itu rusak di masa lalu dalam segi-segi tertentu karena mental kita sebagai bangsa itu rusak, oleh karena itu diadakan revolusi mental,.” ujar Mahfud.
Selanjutnya, Mahfud MD mengatakan bahwa Revolusi Mental adalah jalan keluar dari kerusakan tersebut.
“Oleh karena itu diadakan revolusi mental,” lanjut Mahfud.
Baginya, Revolusi Mental adalah cara pandang dalam menentukan arah hidup kedepannya.
“Dan cara kerja, untuk melangkah ke sana itu kerjanya apa saja, tahapan-tahapannya apa saja, mengorganisasikannya bagaimana, cara panjang, cara kerja, dan cara hidup, itu artinya apa, hidup kita ini untuk apa dan harus bagaimana,” kata Mahfud.
Adapun menurut Mahfud, ada tiga pilar dari Revolusi Mental, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong.
Sebelumnya, Revolusi Mental adalah jargon Jokowi saat kampanya Pilpres 2014 – 2019. Setelah Jokowi menjadi presiden, jargon Revolusi Mental ini kemudian dijadikan ntruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).
Baca Juga: CEK FAKTA: Jokowi Lantik Richard Eliezer Jadi Jenderal Termuda di Istana, Benarkah?
Inpres ini bertujuan untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa yang mengacu pada nilai-nilai intergritas, etos kerja, dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Awalnya Minta Uang untuk Judol, Berakhir Tragis: Anak di Lahat Habisi Ibu dengan Cara Keji
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Bahas Flyover Mengkreng, Mas Dhito Bertemu Bupati Nganjuk dan Jombang