SuaraTasikmalaya.id – Berikut informasi tentang dua pelajar di Makassar tewas setelah dipaksa meminum minuman keras oleh temannya.
Dunia sosial media digemparkan oleh utas dari akun Twitter @jaesahiy_, pada Selasa, (28/2/2023).
“Twitter please do your magic. Help RT & like,” tulisnya.
Terdapat rekaman video yang berdurasi satu menit dalam utas tersebut, yang memperlihatkan seorang pemuda berkaos hitam melakukan pemukulan dan tendangan kepada pemuda lainnya yang tengah menangis.
Utas tersebut menuliskan kronologi peristiwa saat enam pelajar di Biringkanaya, Makassar, disiksa dan dipaksa oleh temannya untuk minum minuman keras (miras).
Lokasi kejadian sesuai informasi dari sumber, berada di sebuah indekos di Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Biringkanaya, Makassar, pada Selasa (21/2/2023) lalu.
Keenam pelajar dan mahasiswa tersebut sebelumnya mengadakan pesta miras oplosan, namun keesokan harinya mereka menderita sakit perut, kemudian muntah.
Naas, dua pelajar tidak bisa diselamatkan, dan harus meregang nyawa akibat kejadian ini.
Sementara empat pelajar lainnya saat ini masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Baca Juga: Viral! Pelajar SMA dan SMK di NTT Diwajibkan Masuk Sekolah Jam 5 Pagi
Menurut Kapolsek Biringkanaya, AKP Andi Alimuddin, dua pelajar yang meninggal dunia dalam pesta miras oplosan itu berinisial AA (15) dan MRP (17).
Pihak kepolisian yang menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), menemukan sebuah jerigen berisi alkohol dengan kadar 96 persen yang telah habis, botol minuman bersoda, dan botol anggur merah.
Keluarga korban menceritakan bahwa satu di antara tersangka telah memukul korban di bagian kepala dan pelipisnya, sehingga mengakibatkan lebam dan masih berbekas sampai korban wafat.
Korban tersebut sempat bisa pulang ke rumahnya pada pagi hari, namun dalam keadaan mabuk berat akibat paksaan dari temannya, karena apabila tidak mau minum diancam akan dibunuh.
Sampai utas ini ditulis, keluarga korban sudah melapor kepada pihak berwajib, namun laporannya tersebut tidak diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian, karena diduga orang tua pelaku merupakan salah satu anggota Polisi. (*Editor Zahran)
Berita Terkait
-
Cimoy Montok Nyaris Diajak 'Begituan' Sama Pacar saat Mabuk, Emangnya Minuman Keras Bikin Gairah Seks Membuncah?
-
Miras Oplosan Renggut Nyawa 2 Pemuda di Tasikmalaya, Campuran Etanol 96 Persen, Obat Batuk Hingga Minuman Berenergi, yang Buatnya Bikin Melongo
-
Sungguh Tragis! 2 Warga Tasikmalaya Tewas karena Miras Oplosan, Kapolres: Awalnya Mereka Belajar Meracik dari Internet
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?
-
Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol
-
Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'