/
Rabu, 01 Maret 2023 | 14:27 WIB
Ilustrasi miras yang menewaskan tiga remaja (Suara.com/Pixabays)

SuaraTasikmalaya.id - Tiga remaja Makassar tewas usai dipaksa meneguk minuman alkohol 96% oleh seorang anak dari oknum polisi.

Sebelum meminum minuman keras yang diracik dengan alkohol 96% para korban menerima penganiayaan dari teman mereka lantaran tidak mau meminum-minuman keras.

Video penganiayaan itu viral di media sosial. Usai meneguk miras yang diracik dengan alkohol 96% para remaja itu muntah-muntah sesampainya di rumah. 

Keesokan harinya, para remaja tersebut meninggal dunia. Adapun yang menjadi korban meninggal dunia dalam pesta miras oplosan yaitu inisial AA (15), MRP (15), dan RF (16).

Keenam pelajar dan mahasiswa itu sebelumnya menggelar pesta miras oplosan di sebuah indekos di Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Selasa (21/02/2023)

Adapun pelaku penganiayaan memaksa meminum minuman miras disebut merupakan anak dari oknum polisi di Makassar.

Pihak keluarga korban pun sudah melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Namun, para pelaku masih bebas berkeliaran dengan status yang belum jelas. 

Curhatan dari keluarga korban menyebutkan bahwa salah satu tersangka yang memukul korban hingga mengakibatkan salah satu anak dari keluarga kami dipukul kepala dan pelipisnya terus menerus hingga mengakibatkan lebam dan masih berbekas sampai dia wafat.

Usai unggahan video tersebut. hal ini mendapat reaksi beragam dari warganet. ada yang beranggapan bahwa zaman sekarang makin modern, tapi otaknya seperti binatang.

Baca Juga: Buntut Pekerja Tewas, DPRD Siak Desak Dirut PT BSP Beri Sanksi General Manager

“Zaman beuki modern, otak siga sato,” ketik akun twitter @rivaaalr 

Ada juga yang beranggapan bahwa kalau mau mabuk mabuk aja sendiri, jangan maksa-maksa anak orang buat dosa juga.


“Yee si anjggg ya lu mabok mabok aja sendiri, ngapa maksa-maksa anak org buat dosaa anjjggg. sebel bet gw,” ketik akun twitter @Tuyulhejoo

Editor: Lukas Muhammad 

Sumber: Postingan akun Twitter @Jaesahiy_

Load More