SuaraTasikmalaya.id - Richard Eliezer atau Bharada E telah dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Sebagaimana diketahui, Bharada E dihukum penjara selama 1 tahun 6 bulan atas perbuatannya tersebut.
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan telah memutuskan vonis yang harus diterima oleh Bharada E, pada Rabu, (15/2/2023) lalu. Vonis yang diterima Bharada E merupakan vonis yang paling ringan dibandingkan dengan empat terdakwa lainnya.
Melansir Suara.com, pada Sabtu, (11/3/2023), dalam sidang Mahkamah Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), diputuskan untuk menghentikan perlindungan atas Richard Eliezer atau Bharada E.
"LPSK telah melaksanakan sidang Mahkamah Pimpinan LPSK dengan keputusan menghentikan perlindungan kepada saudara RE," ucap tenaga ahli LPSK, Syahrial.
Adapun alasan dihentikannya perlindungan atas Bharada E ini, yakni adanya pelanggaran perjanjian dari pihak Bharada E. Syahrial mengatakan bahwa sebelumnya Bharada E telah sepakat menandatangani perjanjian.
Adanya kaitan dengan peliputan salah satu stasiun televisi terhadap Bharada E yang mendatanginya langsung di rumah tahanan (rutan), menjadi indikasi status perlindungan terhadap dirinya dicabut pihak LPSK.
Sebelumnya, surat keberatan yang ditujukan langsung kepada pimpinan media tersebut telah disampaikan oleh pimpinan LPSK.
"Namun dalam kenyataannya, wawancara terhadap saudara RE tetap ditayangkan pada Kamis malam pukul 20.30 WIB," ungkap Syahrial.
Baca Juga: Heboh! Diduga CLBK dengan Borneo FC, Nadeo Argawinata Akan Tinggalkan Bali United?
Lebih lanjut, juru bicara LPSK, Rully Novian, mengatakan bahwa akan menyerahkan seluruh mekanismenya kepada rutan.
LPSK menyerahkan tanggung jawab keamanan dan keselamatan Bharada E kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, setelah pihaknya mencabut status perlindungannya terhadap Bharada E.
Namun, alasan dicabutnya perlindungan terhadap Bharada E oleh LPSK, dibantah oleh kuasa hukumnya, Ronny Talapessy.
"Saya mendengar langsung saat menelpon dan LPSK sendiri bilang ‘silakan, asalkan Eliezer setuju’. Kalau ada teknis koordinasi soal ini di intenal LPSK, saya kira ini tidak perlu sampai harus merugikan Eliezer," jelasnya, dikutip dari kontributor Suara.com, pada Jumat, (10/3/2023).
Ditambahkannya, seandainya Bharada E dilarang untuk berbicara saat di dalam rutan, maka hal tersebut sudah dianggap keterlaluan. (*/editor zahran)
Artikel ini telah dimuat dimuat di Suara.com pada Sabtu, (11/3/2023), dengan judul “Status Perlindungan Dicabut LPSK, Gimana Nasib Keamanan Bharada E?”
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dari Hutan Ranjuri, Anto Mengubah Daun Gugur Menjadi Warna untuk Sigi yang Lestari
-
Kacamata Polarized untuk Apa? 3 Rekomendasi dengan Review Terbaik, Anti Silau saat Berkendara
-
30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
-
Honda Monkey Terbaru Tampil Makin Ikonik dengan Penyegaran Warna dan Desain Jok Klasik
-
MASHLE Season 3 Umumkan Tayang Januari 2027, Arc Ujian Terakhir Dimulai
-
Olahraga Jadi Senjata Baru untuk Berhenti Merokok
-
Cardano Melonjak Hampir 6%, CFX10 Perpanjang Reli Pasar Kripto RI
-
Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini
-
Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf Soal Lagu 'Lalaki Langit', Bantah Rendahkan Wanita