SuaraTasikmalaya.id - Yulia Baltschun dalam akun YouTube miliknya beberkan tips menguruskan badan di bulan puasa tanpa olahraga.
Bukan hanya pola makan yang harus dijaga, Yulia Baltschun mengatakan ada beberapa step yang harus kita perhatikan agar bisa menguruskan badan selama bulan puasa.
Langkah menguruskan berat badan saat puasa ala Yulia Baltschun antara lain adalah dengan memperhatikan cara minum, proses bantu kerja lambung, enzim booster, bantu kerja usus, piring makanan, hormon stabilisasi, dan waktu makan takjil atau makanan manis.
Step pertama untuk menguruskan berat badan saat puasa adalah menerapkan cara minum yang baik, yaitu dengan minum air putih dan jangan mengonsumsi minuman manis apapun.
Yulia Baltschun tidak menganjurkan kita untuk mengonsumsi kafein atau isotonik saat sahur ataupun berbuka puasa, karena bisa menimbulkan rasa lapar.
Step kedua yaitu membantu cara kerja lambung yang bisa dilakukan dengan mengonsumsi air cuka apel yang dicampurkan dengan air mineral.
Selain itu, membantu cara kerja lambung juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi satu sendok makan air lemon yang dicampur dengan segelas air.
Step menguruskan badan saat puasa selanjutnya adalah dengan melakukan enzim booster, yaitu dilakukan untuk mengurangi rasa lapar dengan mengonsumsi buah-buahan.
Buah yang bisa meningkatkan enzim pada lambung adalah buah pepaya dan buah nanas karena bisa menguraikan protein agar mudah diserap tubuh.
Baca Juga: Benarkah Puasa Bikin Produksi ASI Seret? Ini Faktanya
Step selanjutnya yang harus kita lakukan untuk menguruskan badan saat puasa adalah membantu kerja usus dengan mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik dan prebiotik.
Makanan atau minuman yang mengandung probiotik antara lain adalah kombucha, yoghurt, oncom, kimchi, acar, dan tauco.
Lalu makanan dan minuman yang mengandung prebiotik antara lain adalah kol, rumput laut, sayur-sayuran hijau, apel, tauge, kacang-kacangan, dan nasi merah.
Step menguruskan badan di bulan puasa selanjutnya adalah dengan memperhatikan isi dari piring makanan kita saat sahur dan berbuka puasa.
Pastikan kita mengonsumsi protein dan karbohidrat kompleks supaya gula darah lebih stabil dan energi bertahan sepanjang hari.
Step keenam untuk menguruskan badan di bulan puasa adalah dengan menstabilkan hormon leptin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting