SuaraTasikmalaya.id- Dampak dari menolak Timnas Israel, Indonesia terancam kena sanksi FIFA tidak bisa mengikuti Piala Dunia 2026?
Permasalahan Drawing Piala Dunia U20 masih berlanjut sampai hari ini. Dimulai adanya penolakan dari Gubernur Bali dan Ganjar Pranowo beserta jajarannya hingga Israel ancam Indonesia akan dibanned oleh FIFA.
Hal itu disampaikan lewat laman resmi media Israel bernama Times of Israel.
“Jika Indonesia gagal atau tidak bisa menyelesaikan masalah terkait negara Israel, Lembaga PSSI terancam diskors oleh FIFA,” ujar media ToI (Times of Israel).
Dilansir Suara Tasikmalaya dari Suara.com, ancaman dan pro serta kontra yang sedang terjadi memang tidak bisa dihindari. Termasuk saksi yang akan diberikan oleh FIFA terkait penolakan ini.
Tak hanya itu, sanksi yang akan diberikan bisa berdampak terhadap perkembangan sepakbola Indonesia.
“Sanksi itu dapat menghapus Indonesia dari kualifikasi Piala Asia untuk Piala Dunia 2026 yang dimulai pada Oktober," tambahnya.
Bukan hanya PSSI yang rugi, semua atlet, supporter, serta jajaran lainnya akan kena dampak yang signifikan.
Selanjutnya, Indonesia terancam dihapus dan tidak lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 yang signifikan.
Baca Juga: PSIS Semarang vs Persebaya, Gilbert Agius: Kami Akan Berjuang Sejak Menit Awal, Sampai Habis
Media itu menjelaskan bahwa hal pemicu dibatalkannya Drawing Piala Dunia bermula dari penolakan kedua tokoh.
Tokoh pertama bernama I Wayan Koster, gubernur Bali. Ia memberikan imbauan untuk menolak Timnas Israel datang ke Negara Indonesia.
Gubernur Bali membuat FIFA melakukan respon kurang baik membatalkan Drawing Piala Dunia U20 hingga belum ada kepastian bahkan disebut diganti oleh Peru.
Tokoh kedua bernama Ganjar Pranowo. Ia disebut menolak kedatangan tim yang sudah lolos kualifikasi yakni Israel untuk bertanding di Indonesia. (*/editor Zahran)
Artikel ini telah terbit di suara.com dengan judul "Media Israel: Indonesia Terancam Dihapus dari Kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 2026".
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak