SuaraTasikmalaya.id – Kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 menuai respon dari banyak pihak.
Pelatih Timnas Jepang U-20, Koichi Togashi, ikut resah dengan dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah.
Koichi menyebutkan sepak bola Indonesia banyak bermasalah dan dipenuhi drama.
“Kita bisa lihat dari Liganya saja sudah dipenuhi dengan drama-drama, sekarang ketika persiapan sudah 99% untuk menyambut turnamen piala dunia U-20 2023 malah 99% gagal,” ucap Koichi seperti dikutip dari instagram @timnasbolaindonesia (30/3/23)
Mantan pesepakbola Jepang itu juga menambahkan bahwa lebih baik Indonesia bermain drama dibandingkan sepak bola.
“Saya pikir negara ini (Indonesia) lebih baik bermain drama saja dibandingkan sepak bola,” kata Koichi.
Pernyataan Koichi mendapatkan respon dari netizen Indonesia. Mereka sependapat dengan perkataan pelatih Jepang tersebut.
“Benar.. setuju coach, Indonesia negara sinetron,” kata akun @sya****.
“Lebih baik mengembangkan drama azab dan ftv,” tulis akun @hen***.
Baca Juga: Ade Armando Sebut Ganjar Pranowo Sengaja Dikorbankan oleh PDIP dalam Blunder Piala Dunia U20
“Emang bener banyak drama dari dulu, cuma publik baru paham aja,” tutur akun @ban****.
“Sakit hati bacannya, tapi benar,” ungkap akun @ant****.
Sebagai informasi, kabar dicabutnya status tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA telah banyak diberitakan oleh media-media luar negeri dan menuai banyak reaksi dari beragam pihak. (*editor kangdar)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Pilihan Redaksi: 5 Film Netflix Siap Isi Malam Minggu dengan Adrenalin
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk