/
Sabtu, 01 April 2023 | 08:00 WIB
Asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto ungkap rasa kekecewaanya akibat gagal tampil di Piala Dunia U20. (instagram/novarianto30)

SuaraTasikmalaya.id - Asisten pelatih timnas Indonesia U20, Nova Arianto ungkapkan rasa kekecewaan mendalamnya atas pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. Kekecewaan ini, dikarenakan timnas Indonesia U20 juga batal bertanding di ajang tertinggi puntuk pemain muda tersebut. 

Dirinya seperti terkenai pepatah ‘sudah jatuh tertimpa tangga’. Hal ini karena batal bertanding di Piala Dunia U20 ini adalah yang kedua kalinya. 

"Yang pasti saya pribadi sangat kecewa sekali dengan situasi yang terjadi karena apa yang kita buat selama ini dari 2020 angkatan David [Maulana] cs sampai sekarang 2023 angkatan Marselino [Ferdinan] cs menjadi sia-sia," ujar Nova Arianto di akun Instagram resminya @novarianto30, dilihat Sabtu (1/3/2023). 

Mantan pemain Persib Bandung ini juga mengungkapkan bahwa untuk mempersiapkan ajang ini, dirinya sudah mengorbankan banyak hal. Namun ujungnya adalah kekecewaan. 

"Kita jauh dari istri dan keluarga untuk menyiapkan ini semua tapi apa yang kita dapat hanya sebuah kekecewaan dan itu didapat 2 bulan sebelum Piala Dunia U20 dimulai," sambungnya.

Seperti yang diketahui, FIFA secara resmi telah membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Hal ini dikarenakan Indonesia dianggap belum siap menjamin kemanan peserta, khususnya timnas Israel. 

Sebelumnya terdapat polemik terkait dengan pernyataan penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel oleh beberapa pihak. Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi dua pihak yang paling menjadi sorotan terkait dengan penolakan ini. (*)

Load More