SuaraTasikmalaya.id - Wiljan Pluim, kapten tim PSM Makassar, membuat pernyataan menarik usai berhasil meraih gelar juara BRI Liga 1 2022/2023. Dirinya mengatakan bahwa jika ada yang berminat, maka langsung saja datangi bos PSM Makassar, Sadikin Aksa.
“Saya punya kontrak, jadi ada klub yang mau membeli saya bisa langsung ke Bos Sadikin dan saya tidak tahu ke depannya," ujar Pluim, dikutip dari akun Instagram @teransfer, dilihat Senin (3/4/2023)
Kemudian Wiljan Pluim mengungkapkan niatnya untuk bertahan bersama Juku Eja, meskipun dalam bercandaan ia mengatakan akan langsung pindah ke Barcelona jika ada tawaran.
"Jadi jika ada tim yang mau membeli saya mungkin itu Barcelona itu akan jadi masalah,” lanjut Pluim.
Pluim bergabung dengan PSM Makassar sejak 2016 dan telah menjadi salah satu pemain kunci dalam skuad tim tersebut. Kemenangan juara BRI Liga 1 ini adalah yang pertama bagi PSM Makassar dalam 23 tahun terakhir.
Bukan hanya sebagai kapten, Pluim juga berkontribusi besar dalam membawa PSM Makassar meraih gelar juara BRI Liga 1. Kualitas permainannya yang solid dan tekniknya yang apik telah memberikan dampak yang signifikan pada performa tim.
Pemain asal Belanda tersebut menyatakan bahwa dirinya akan berkomitmen untuk PSM Makassar sampai kontraknya berakhir.
"saya cuma berpikir untuk tinggal disini bersama PSM Makassar," pungkas Pluim. (*)
Baca Juga: Sering Lupa, Venna Melinda Disebut Tak Konsisten Beri Keterangan di Sidang KDRT Ferry Irawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi