SuaraTasikmalaya- Sungguh sadis dan biadab kelakuan Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara jawa Tengan ini, dia membunuh 11 korbannya pakai racun ikan.
Pria berkulit gelap ini berkedok dukun pengganda uang untuk mengelabui para korbannya, polisi kini sedang berusaha keras mengungkap motiv dan jumlah korban yang kemungkinan bertambah.
Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan soal korban Mbah Slamet.
melansir suara.com inilah fakta dari penemuan 11 mayat korban dukun di Banjarnegara berikut ini.
11 mayat korban ditemukan di kebun
Polisi menemukan 11 mayat korban Mbah Slamet di kebun milik tersangka. Penggalian dilakukan di sekitar lokasi korban PO warga Sukabumi Jawa Bara berdasarkann informasi yang telah diberikan oleh pelaku.
Dari penggalian yang dilakukan, polisi dikabarkan telah menemukan 11 mayat yang dikubur di lahan milik Mbah Slamet. Beberapa mayat bahkan dikubur dalam satu lubang.
Jumlah korban masih ditelusuri
Beberapa mayat korban Mbah Slamet diperkirakan sudah dikubur dalam waktu yang lama. Hal tersebut karena kondisi mayat hanya tinggal tulang.
Baca Juga: 11 Potret Ultah Sweet Seventeen Khirani Anak Mayangsari, Wajah Cantiknya Disorot
Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama mengatakan hingga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mengetahui kepastian jumlah korban jiwa Mbah Slamet.
"Untuk jumlah pasti (korban pembunuhan Mbah Slamet) belum bisa kami pastikan. Namun kami terus melakukan pengembangan terkait kasus ini," ujar AKP Bintoro Thio Pratama di lokasi kejadian pada Senin (3/4/2023).
Kasus terbongkar berkat korban PO
Korban PO dibunuh dengan Mbah Slamet dengan cara diracun kemudian dikubur di jalan setapak menuju hutan. PO dihabisi karena terus menanyakan hasil uang yang digandakannya pada pelaku.
Mbah Slamet yang kesal kemudian memberikan minuman yang dicampur racun ikan pada PO dengan dalih sebagai ritual. Terungkapnya kasus pembunuhan berantai Mbah Slamet ini karena PO tak bisa dihubungi keluarga sejak 24 Maret 2023.
Ketika PO sampai di rumah Mbah Slamet pada 23 Maret 2023, dia sempat berkirim pesan WhatsApp pada anaknya untuk menghubungi polisi jika tidak ada kabar dalam beberapa hari ke depan.
Berita Terkait
-
Kalau Ingin Kaya Jangan ke Dukun Penggandaan Uang Mbah Slamet, Ini 9 Tips Kaya dari Abah Aos
-
Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62
-
Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Ditangkap Saat Hujan Besar, Mendadak Ilmunya Tak Mempan Lagi
-
Sepak Terjang Slamet Tohari, Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara
-
5 Fakta Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet di Banjarnegara, Banyak Mayat Korban Dikubur Satu Lubang
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali