SuaraTasikmalaya.id – Idul Fitri merupakan hari kemenangan dan kebahagiaan bagi umat muslim setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh.
Dinamakan Idul Fitri karena manusia kembali suci seperti bayi yang tidak mempunyai dosa dan salah.
Tidak hanya itu, menang dalam Idul Fitri berarti sudah terbebas dari segala godaan setan saat bulan Ramadhan.
Kata Fitri berasal dari kata fitrah yang memiliki makna lembut, baik, atau suci.
Hal ini sesuai dengan penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam channel Youtube Al-Hujjah TV.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan jika Idul Fitri adalah kembali kepada kesucian dan momen di mana dosa berguguran, karena sebulan penuh selalu beristigfar.
“Idul Fitri itu kembali kepada kesucian, karena selama sebulan penuh kita beristigfar, beramal sholeh dan dosa pun berguguran,” kata Ustadz Adi Hidayat dikutip dari channel YouTube Al-Hujjah TV.
Lantas, apa sebenarnya makna hari raya Idul Fitri yang patut kita ketahui?
Dalam pemaparannya, Ustadz yang akrab dipanggil UAH ini mengatakan jika ada dua makna fitrah yang terdapat dalam Alquran.
Baca Juga: Bolehkah Menggunakan Peralatan Makan dari Orang Nonmuslim? Ini Kata Buya Yahya
Makna fitrah yang pertama adalah kecenderungan untuk beribadah. Maksudnya tunduk dan patuh terhadap semua yang telah di perintahkan oleh Allah SWT.
“Dapat memperbaiki keislaman kita dengan beribadah,” kata UAH.
Menurut UAH, setiap manusia yang telah lahir sudah memiliki kecenderungan untuk beragama dan patuh terhadap aturannya.
Makna fitrah yang kedua, UAH menyampaikan jika sebelum manusia dilahirkan oleh Allah SWT, menurut Al-Quran, fitrah kesuciannya dalam beragama Islam sudah ada.
Akan tetapi, ketika sudah lahir terdapat banyak perbedaan yang berasal dari manusia itu sendiri.
Kemudian umat muslim menyempurnakan segala kesalahan dimasa hidupnya pada bulan Ramadhan hingga meraih kemenangan saat Idul Fitri.
Jadi makna Idul Fitri, yang berarti fitrah itu memiliki keutamaan dalam kondisi hati yang suci dan siap mematuhi segala perintah Allah SWT.
Pemaknaan hari raya Idul Fitri hendaknya bersifat positif seperti menjalin silaturahmi sebagai sarana membebaskan diri dari dosa yang bertautan antar sesama makhluk.
Idul Fitri juga menjadi momentum untuk menyempurnakan hubungan vertikal dengan Allah SWT dan secara horizontal membangun hubungan sosial yang baik dengan sesama manusia.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement