SUARA TASIKMALAYA-Kepala Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis Otong Sutarman memang nyentrik, setelah viral ngamuk-ngamuk ke Pemkab Ciamis dan anggota DPRD Ciamis, dia mendatangi anggota DPR-RI Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan Purwakarta, Jawa Barat.
Momen pertemuan Dedi Mulyadi diunggah Chanel Youtube Lembur Pakuan. Otong yang dinarasikan sebagai Kades berwajah Rahwana tapi berhati Arjuna ini datang ke Dedi Mulyadi selain untuk bersilaturahmi juga menyampaikan keinginannya agar Dedi Mulyadi datang ke Saguling.
Seperti diketahui Desa Saguling kena musibah sebanyak 5 rumah warga rumahnya retak-retak. Saat ngamuk karena ketidakpedulian Pemkab Ciamis dan DPRD Ciamis, Otong menyebut nama Kang Dedi Mulyadi. "Tuh contoh kang Dedi Mulyadi, dewan yang dekat dengan rakyat," katanya.
Ada yang menarik dari pertemuan Dedi Mulyadi dan Otong selain ngobrol soa bantuan dana nuntuk rehab rumah retak. Otong ternyata playboy bekali kali nikah dan nyandung (berpoligami).
"Saya suka nonton wayang goleh, lakon yang saya sukai adalah si Cepot Nyandung," katanya.
Saat ditanya Dedi Mulyadi sudah berapa kali, Kades Otong mengaku lupa namun Otong yang saat itu didampingi istrinya ngaku yang terbongkar atau ketahuan isterinya tiga.
"Berati ilmunya kurang sempurna kalau poligami ketahuan," sergah kang Dedi Mulyadi
"Coba aja kang Dedi poligami," sambung Otong
"Jangankan poligami isteri juga ngak punya, kemarin dihebohkan dengan orang Garut. malah sudah digosipkan kawin," kata Dedi. Maksud orang Garut itu adalah Gita KDI. Memang usai bercerai dengan Anne Ratna Mustika Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi kerap diisukan dengan dengan sejumlah wanita.
Baca Juga: KPU Resmi Tutup Masa Pendaftaran Caleg, Ini Tahapan Pemilu Selanjutnya
Agar Dedi Mulyadi segera mendapat pasangan, Kades Otong lantas memberikan imu atau jimat, kalau dalam bahasa Sunda mah Jangjawokan. "Serius saya punya jimat agar wanita terpikat," katanya.
Namun Dedi Mulyadi menanggapinya dengan bercanda juga. "Sekarang mah ilmu peletnya transfer bukan jangjawokan," selorohnya. (*)
Berita Terkait
-
Bakal Minta Klarifikasi Dedi Mulyadi, Golkar: Kami Belum Terima Surat Pengunduran Dirinya
-
Gabung dengan Gerindra, Dedi Mulyadi Masih Didaftarkan jadi Bacaleg Gokar
-
Meski Sudah Mundur dari Golkar, Dedi Mulyadi Tetap Didaftarkan Jadi Caleg
-
Sah! Dedi Mulyadi dan Anaknya Jadi Caleg Gerindra, Bersaing dengan Mantan Isteri Anne Ratna
-
Jejak Politik Dedi Mulyadi: Kini Berlabuh ke Gerindra Usai Hengkang dari Golkar
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi