Suara Tasikmalaya - Megawati Hangestri Pertiwi berhasi bawa pulang sebagai best opposite hitter perhelatan AVC Chalengge Cup 2023, takk hanya Mega dua atlet Indonesia lainyya juga menyabet penghargaan individu
Penghargaan individu juga didapat sang capten Wilda Siti Fadilahh atau yang dikenal dengan teh Kiwil sebagai best middle blocker, selain itu ada atlet senior Yulis Handayani yang yang menenmpati best libero AVC Chalengge Cup 2023.
Point demi point memang dominan di berikan oleh Megawati pada setiap pertandingan, Mega sebagai salah satu pemain yang sering dipanggil memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia.
Siapapun lawan Timnas, Megawati selalu menjadi pemain yang paling menonjol.
Megatron julukan untuk sang best opposite ini yaitu serangan tajam dan monster block dari Mega selalu membuat lawan kelimpungan.
Berkat kekuatan permainan apiknya ini, Mega mendapatkan julukan Megatron.
Di tahun 2022 pemain dengan julukan megaton di anugrahhi sebagai pemain masa depan puti dalam ajang Livoli Divisi Utama,berkat kemampuannnya yang semakin mumpuni pada tahun 2023, Mega bergabung dengan Daejeon Korea Ginseng Corp di kejuaraan voli Korea Selatan.
Ada yang mengundanng banyak perhatian jetika peneyerahan plakat penghargaan, Awalnya pihak panitia berjalan menghampiri Megawati untuk memberikan penghargaan tersebut, lakat kemudian diberikan kepada sang pemain.
Sebelum plakat berada di ttangaan Megawati, plakat yang hendak diserahkan kepada megawait terjatuh kelantai namun untungnya plakat tersebut baik baik saja tidak mengalami pecah.
Baca Juga: Yulis Indahyani Tampil Cemerlang, Sabet Best Libero AVC Challenge Cup 2023
Megawati dalam tayangan ulang terlihat tercengang namun, dia akhirnya kembali tersenyum ketika melakukan sesi foto untuk prestasi individunya seolah tidak terjadi apa-apa.
Megawati Hangestri Pertiwi berhasi bawa pulang sebagai best opposite hitter perhelatan AVC Chalengge Cup 2023, takk hanya Mega dua atlet Indonesia lainyya juga menyabet penghargaan individu
Penghargaan individu juga didapat sang capten Wilda Siti Fadilahh atau yang dikenal dengan teh Kiwil sebagai best middle blocker, selain itu ada atlet senior Yulis Handayani yang yang menenmpati best libero AVC Chalengge Cup 2023.
Point demi point memang dominan di berikan oleh Megawati pada setiap pertandingan, Mega sebagai salah satu pemain yang sering dipanggil memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia.
Siapapun lawan Timnas, Megawati selalu menjadi pemain yang paling menonjol.
Megatron julukan untuk sang best opposite ini yaitu serangan tajam dan monster block dari Mega selalu membuat lawan kelimpungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Keluarga Pejabat Mau Berkarier: Antara Hak Individu atau Praktik Nepotisme?
-
Apakah Sunscreen Minipink Sudah BPOM? Ini Informasi Produk, Keamanan, dan Harga Mulai Rp10 Ribuan
-
5 Manfaat Merendam Wajah dengan Air Es di Pagi Hari Menurut Ahli
-
Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Terus Bersinar, tapi Dihantui Segudang PR Besar
-
Tangis Mostafa Zico Usai Didepak Argentina: Wasit Rampok Kerja Keras Bangsa Mesir!
-
Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad
-
Bupati Kuansing 'Palak' Uang dari 914 Petani, Ditukar Jadi Dolar Singapura
-
Lolos Perempat Final, Swiss dan Seni Bertahan: Ancaman Ambisi Argentina
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000
-
Penantian 72 Tahun Berakhir, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Sekarang Sangat Luar Biasa