- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mewacanakan pelatihan Komponen Cadangan bagi narapidana penerima amnesti sebelum mereka resmi dibebaskan.
- Menteri Agus Andrianto menegaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian mendalam sebelum pemerintah mengambil keputusan final.
- Program ini bertujuan memanfaatkan usia produktif narapidana agar mereka lebih siap menjalani kehidupan sosial setelah kembali ke masyarakat.
Suara.com - Rencana Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengikutsertakan narapidana penerima amnesti dalam pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) sebelum bebas masih sebatas wacana dan belum diputuskan.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan usulan tersebut akan dikaji terlebih dahulu sebelum diputuskan apakah akan diterapkan.
"Belum, belum. Nanti kita ajukan dulu usulannya untuk dapatkan amnesti, nanti sesuai rencana apakah memang akan dilakukan program itu atau tidak, kita lihat," kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Agus menjelaskan, salah satu pertimbangan munculnya wacana tersebut adalah banyaknya narapidana penerima amnesti yang masih berada pada usia produktif. Melalui pelatihan Komcad, mereka diharapkan memiliki kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat setelah bebas.
"Ya mereka usia produktif, yang usia produktif. Jadi yang usia produktif supaya mereka tidak terlena, mungkin itu ya untuk mengembalikan kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat, karena mereka usianya produktif. Itu saja," ujarnya.
Meski demikian, Agus menegaskan belum ada keputusan final terkait pelaksanaan program tersebut. Pemerintah masih akan mengkaji berbagai aspek sebelum menentukan kebijakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana