SUARA TASIKMALAYA - Video pendek viral merekam bagaimana dua bocah ugal-ugalan mengendarai sepeda sambil membawa benda yang mirip dengan celurit.
Kedua bocah tersebut diduga meniru bagaimana kebrutalan geng motor yang videonya banyak viral.
Sebuah video telah menjadi viral di media sosial, memperlihatkan dua bocah ugal-ugalan yang mengendarai sepeda sambil membawa benda yang mirip dengan celurit.
Kejadian tersebut terjadi di pusat pertokoan Kota Tasikmalaya, tepatnya di Jalan HZ Mustofa, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Meskipun waktu pengambilan video tersebut belum diketahui secara pasti, dalam rekaman tersebut terlihat kedua bocah berboncengan di sebuah sepeda dan mengendarai secara zig-zag.
Namun, perhatian warganet tertuju pada benda yang dipegang oleh bocah yang dibonceng, yang sangat mirip dengan celurit.
Diduga, kedua bocah kecil tersebut meniru aksi geng motor yang sedang melakukan pawai di jalan raya.
Video berdurasi 11 detik ini hanya beredar dalam status WhatsApp dan belum menyebar secara luas di dunia maya.
Banyak warga yang menganggap aksi kedua bocah tersebut tidak pantas dan tidak seharusnya ditiru oleh anak-anak seumur mereka.
Baca Juga: Performa Tim RANS Nusantara FC Sedang Dalam Kondisi Terbaik, Akankah Persita Dibantai?
"Videonya menjadi viral dan saya juga terkejut. Bocah-bocah itu sepertinya meniru aksi geng motor. Tapi sangat memprihatinkan untuk dilihat," kata warga Indihiang, Kota Tasikmalaya, Gunawan.
Seorang pemerhati dan aktivis anak, sekaligus Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengaku prihatin setelah menonton video tersebut. Menurutnya, aksi kedua bocah tersebut menjadi peringatan bagi orang tua dan pemerintah agar lebih peduli terhadap anak-anak.
"Kita sungguh prihatin. Ini merupakan peringatan bagi orang tua dan pemerintah bahwa keadaan anak-anak saat ini darurat. Kita harus menyelamatkan mereka bersama-sama," ujar Ato.
Menurutnya, video tersebut menjadi bukti dan teguran bagi para orang tua agar lebih ketat dalam pengawasan dan pendidikan moral di rumah. Ato juga menyebut bahwa maraknya aksi geng motor di Tasikmalaya menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku kedua bocah tersebut.
"Video ini menunjukkan bahwa anak-anak memiliki kemampuan meniru yang luar biasa. Mereka bisa mendengar, meniru, dan melihat apa yang terjadi di sekitar mereka. Maraknya geng motor di Tasikmalaya harus menjadi perhatian khusus dari Kepolisian, yang sampai hari ini belum sepenuhnya diatasi dari akar masalah hingga penyelesaiannya. Ini adalah salah satu dampaknya," tambah Ato.
Saat ini, identitas kedua bocah tersebut masih belum diketahui secara pasti. (*)
Berita Terkait
-
Wisata Tasikmalaya yang Memikat: Menjelajahi Gunung Galunggung, Kampung Naga, dan Curug Ciwatin
-
Tom Cruise Melacak Senjata Mematikan, Mission Imposible: Dead Reckoning Part One Tayang Hari Ini di Tasikmalaya
-
Kunjungi Tasikmalaya, Dedi Mulyadi Siap Maju sebagai Cagub Jawa Barat 2024
-
Breaking News! Matahari Mega Mall di Tasikmalaya Kebakaran
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Tak Bisa Hadir Jadi Saksi Kasus Ijazah Jokowi, Aiman Witjaksono Utus Tim Legal Temui Penyidik Polda
-
Awal Bulan, Momentum Tepat Upgrade Lemari dengan Promo Spesial Bank Sumsel Babel
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
-
Midah Si Manis Bergigi Emas: Ketika Perempuan Menggugat Moralitas Semu
-
Jordi Amat Cerita Pengalaman Menarik Usai Perkuat Timnas Indonesia di Ajang FIFA Series 2026
-
Pencarian 7 Hari Berakhir, Pria Terpeleset di Sungai Lae Une Ditemukan Tewas
-
Antara Generasi Sandwich dan Teror Pesugihan, Film Warung Pocong Soroti Sisi Gelap Cari Cuan Instan
-
Dedi Mulyadi Mendadak Minta Dicarikan Jodoh, Ekspresi Raffi Ahmad Tuai Sorotan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Jual Jiwa Demi Konten: Film Aku Harus Mati Sentil Realita Ambisi Modern