SUARA TASIKMALAYA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai tim U-17 Indonesia menunjukkan optimis serta sinyal positif meski mengalami kekalahan saat melawan Korea Selatan Rabu (30/8) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan dalam pertandingan internasional Friendly Match dengan kekalahan tipis 0-1.
Selama pertandingan tim Garuda Indonesia tak kalah gesit dari tim lawan lantaran pelatih serta official sudah menyiapkan game plane.
Bima Sakti yang mulai menunjukkan pola permainan yang terstruktur meski lawan yang dihadapi adalah peringkat kedua Asia.
"Saya rasa ada perbaikan yang sangat signifikan di mana kita lihat pola permainannya. Kalau waktu di Bali kan belum terpola. Kalau sekarang sudah mulai terpola bagaimana di belakang kita rapat lalu ke tengah, ke atasnya (lini depan) memang yang itu harus diperbaikin karena serangan balik beberapa kali itu jadi momentum sebenarnya," ujar Erick kepada wartawan seusai laga.
Dilansir dari PSSI.org Ketua PSSI Erick Thohir optimistis permainan tim U-17 akan semakin meningkat serta berkembang, Sebab tim Garuda muda sudah menunjukkan perkembangan signifikan walau hanya baru berlatih beberapa pekan saja.
Menjelang Piala Dunia U-17 2023, Tim U-17 Indonesia dipersiapkan untuk tampil pada ajang dunia tersebut yang dimulai pada 10 November mendatang
Pada pertengahan September mendatang tim Garuda akan berangkat ke Jerman untuk menjalani pemusatan latihan (TC) dan sejumlah laga uji coba.
"Apalagi nanti di Jerman bisa lebih padat (latihannya).”
Baca Juga: Korea Unggul atas Timnas Indonesia Bima Sakti Tetap Apresiasi Kerja Keras Tim U-17
Namun Erick memberi catatan soal konsentrasi tim U-17. Di babak pertama, kata Erick, Indonesia bisa menahan imbang Korsel.
"Imbang di babak pertama lawan tim ranking dua Asia, itu hal yang bagus, tapi kan permainan bola itu 90 menit kita harus fokus. Nah kita lihat ketika ada pergantian pemain pemain kita agak lengah tadi terhingga terjadi gol dan penalti nah ini yang saya rasa menjadi catatan juga," imbuh Erick.
Menurut ketua PSSI tersebut, Garuda muda mendapat banyak pelajaran penting seusai laga melawan Korsel. Salah satunya mengurangi kesalahan sendiri yang patut di kurang Timnas Indonesia. (*)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Akui Kaget oleh Timnas Indonesia U-17, usai Kalah Tipis oleh Korea Selatan U-17
-
Erick Thohir Beri Sinyal Positif pada Permainan Timnas Indonesia U-17, meskipun Kalah oleh Korea Selatan U-17
-
Kritik Pedas untuk Erick Thohir, Mantan Pelatih Timnas Indonesia Fakhri Husaini: PSSI Tidak Serius Bangun Sepakbola Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
6 Sepatu Skechers Hitam dengan Review Bintang 5, Ringan dan Nyaman Buat Sekolah atau Olahraga
-
Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional
-
Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen
-
Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang
-
Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!
-
Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Beda Acne Lotion dan Acne Gel Viva, Kenali Fungsi serta Cara Pakainya sebelum Beli