/
Sabtu, 02 September 2023 | 07:59 WIB
Potret Anies Baswedan, bakal calon presiden 2024 (instagram official nasdem)

SUARA TASIKMALAYA- Partai Demokrat resmi umumkan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersamaan Demokrat cabut dukungan kepada Anies Baswedan.

Dilansir dari laman suara.com, hal itu disampaikan oleh Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng, Jumat (1/8/2023).

Dari hasil rapat dalam jumpa pers di pelataran pendopo kediaman Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Andi Alfian mengumumkan dua poin penting.

Andi Alifan juga mengungkapkan rasa kekecewaan Partai Demokrat kepada koalisi Anies Baswedan karena merasa adanya pengingkaran pada kesepakatan yang telah ditetapkan.

"Setelah rapat, Majelis Tinggi Partai memutuskan sebagai berikut; yang pertama, Partai Demokrat mencabut dukungan kepada Saudara Anies Baswedan sebagai (bakal) calon presiden dalam Pilpres 2024,” Tegas Andi, dikutip dari Suara.com pada Sabtu (2/9/2023).

“Kedua, Partai Demokrat tidak lagi berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) karena telah terjadi pengingkaran terhadap kesepakatan yang dibangun selama ini," kata Andi Mallarangeng saat menyampaikan hasil rapat,” tuturnya. 

Mengingat ketua umum Partai NasDem, Surya Paloh tak jadi mengangkat Agus Harimukti Yudhoyono sebagai Cawapres.

Namun, menjalin kerja sama baru bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan menyandingkan Anies Baswedan bersama Cak Imin pada pilpres 2024 mendatang. (*)

Baca Juga: Eks Idola Cilik Rahmi Amalia Lepas Lagu Beri Jeda, Pelipur Lara Mereka yang Bertahan pada Satu Cinta

Load More