SUARA TASIKMALAYA - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dan bek asingnya, Nick Kuipers memberikan tanggapan perihal laga Maung Bandung dengan Persija Jakarta di BRI Liga 1 2023/2024.
Pasalnya, laga el classico Persija Jakarta vs Persib Bandung selalu menjadi pusat perhatian bagi pecinta sepakbola di Indonesia.
Karena kubu suporter kedua klub tersebut memiliki rivalitas yang sangat tinggi. Membuat Persija dan Persib menginginkan untuk meraih tiga poin saat mereka bertemu.
Kali ini Persija Jakarta melakoni laga kandangnya dalam menyambut Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9/2023), pukul 15.00 WIB.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persib Bandung berhasil menemukan performa terbaiknya sejak diasuh Bojan Hodak.
Tentunya, raihan positif Persib diinginkan kembali oleh suporternya, Bobotoh untuk bisa menekuk Macan Kemayoran.
Laga tersebut tentunya akan sangat ditunggu oleh Bobotoh dan suporter Persija Jakarta, the Jakmania.
"Saya tahu bagi banyak orang dan para fans menyebutkan besok adalah pertandingan yang spesial, ini derbi yang mungkin terbesar di Indonesia," ucap Bojan Hodak di konferensi pers, Jumat (1/9/2023).
Tetapi, pelatih asal Kroasia itu hanya beranggapan kalau laga yang mempertemukan Maung Bandung dengan Persija bukan disebut Big Match, melainkan pertandingan biasa.
Baca Juga: Buang Ansu Fati ke Brighton, Barcelona Resmi Boyong Joao Felix
"Tapi dari pandangan saya pribadi, ini hanya sebuah pertandingan biasa yang memperebutkan tiga poin," ujar pelatih Persib Bandung.
Berbeda hal yang disampaikan oleh Nick Kuipers. Bek asing milik Persib Bandung itu beranggapan laga kontra Persija adalah pertandingan el classico yang menarik terhadap kedua suporternya.
"Pertandingan spesial dan semua suporter menunggu momen pertandingan besok," kata Nick Kuipers.
"Bagi kami yang terpenting adalah melanjutkan hasil positif dari laga sebelumnya dan membawa tiga poin ke Bandung," tandasnya.
Diketahui, sejak Persib mengalahkan PSIS Semarang dalam laga tandangnya, Maung Bandung berhasil menemukan performa terbaiknya.
Namun, Persija Jakarta sendiri dalam empat pertandingan sebelumnya malah selalu mendapatkan hasil yang negatif.
Berita Terkait
-
Persija vs Persib, Thomas Doll Tebar Ancaman ke Maung Bandung: Kami Yakin Bisa Raih Kemenangan Baru!
-
Bojan Hodak Pelatih Persib Sebut Laga Dijamu Persija Bukan Big Match di BRI Liga 1 2023/2024
-
Prediksi Persija Jakarta vs Persib Bandung, BRI Liga 1 Hari Ini: Head to Head, Susunan Pemain, Skor dan Live Streaming
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya
-
Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi
-
TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo
-
Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy
-
Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN
-
7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam
-
Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar
-
Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?
-
Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini
-
Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata