Suara.com - Di ajang Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi, Rusia, yang baru saja berlalu, drone atau pesawat kecil tanpa awak kerap bisa ditemukan berputar-putar di udara. Benda-benda terbang kecil itu kerap terlihat antara lain di lokasi kompetisi ski maupun snowboarding, merekam penampilan para atlet dengan kamera-kamera kecilnya.
Pada dasarnya, seperti diulas Mashable.com, penggunaan drone untuk fotografi atau rekaman olahraga, sudah lebih jauh dari sekadar kebutuhan panitia Olimpiade atau ajang serupa. Justru penyuka fotografi, video, atau bahkan penggiat olahraga sendiri, boleh berharap bahwa ke depan akan ada lebih banyak aktivitas olahraga yang direkam menggunakan drone.
Remo Masina misalnya, adalah salah satu sosok yang sebenarnya tidak terlibat dalam Olimpiade. Tapi dia adalah juga seseorang yang sudah terbiasa dengan drone, termasuk mengoperasikannya, khususnya untuk merekam olahraga seperti ski untuk kepentingan komersil.
"Drone itu lebih tidak ribut dan lebih murah ketimbang (menggunakan) helikopter berpilot (meski konon biaya drone bisa mencapai 40.000 dolar AS atau sekitar Rp466 juta)," ungkap Masina kepada AP, sambil menambahkan bahwa drone bisa diposisikan lebih dekat ke subyeknya.
Kelebihan lainnya yang disebut-sebut adalah bahwa drone juga lebih fleksibel, ketimbang kamera yang menggunakan rentangan kabel yang juga ada di Olimpiade Sochi. Kendati transmisi siaran langsung sedikit rumit karena membutuhkan transmitter tambahan yang akan membebani drone, menurut Masina, dia pernah menerbangkan peralatan itu dengan kecepatan 40 mph (sekitar 64,4 km per jam) sembari menyiarkan video high-definition secara live.
Masina pun termasuk yang yakin jika drone pastinya akan menjadi masa depan siaran olahraga. Rekaman-rekaman yang telah dilakukannya menjadi bukti untuk itu. Sementara bagi yang tidak punya drone, Masina menunjuk contoh perusahaan Inggris, HeliPOV, yang menyediakan kendaraan terbang itu dan bahkan punya sejumlah video bagus dari pekerjaan mereka. (Mashable.com)
Berita Terkait
-
Warga Rusia Dibatasi Beli Bensin Usai Serangan Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow
-
Kadang Bukan Gagal, Hidup Memang Punya Rencana yang Berbeda
-
Anak Muda Punya Banyak Rencana Hidup, Tapi Risiko Bisa Datang Kapan Saja
-
Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
HP 5G Murah Anyar, iQOO Z11i Bakal Usung Baterai Jumbo dan Chip Snapdragon
-
78 Kode Redeem FF Max Terbaru 22 Juni 2026: Sikat Jersey Bola dan Skin AK47 Golden
-
HP Gaming Samsung Galaxy M47 Siap Debut, Andalkan Chip Snapdragon
-
Fallout Season 3 Bakal Tambah Bintang Anyar, Game Baru Tim Cain Sedang Dipersiapkan
-
Terpopuler: HP Rp1,2 Jutaan Terbaik Juni 2026, 5 Rekomendasi Solar Panel untuk Rumah
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar