Suara.com - Pemerintah Iran mulai kewalahan memblokir berbagai jejaring sosial media, seperti Facebook di negaranya. Apalagi, sejauh ini, para ahli-ahli teknologi terus berusaha menembus sistem pemblokiran yang dirancang Pemerintah Iran.
Hal itu diungkapkan Menteri Kebudayaan Iran Ali Janati pada Minggu (2/3/2014) waktu setempat.
"Empat juga rakyat Iran memiliki akun Facebook. Kami tidak bisa membatasi kemajuan teknologi, sekalipun kami telah membatasi itu," kata Janati.
Untuk diketahui, dalam beberapa waktu terakhir ini, sejumlah jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan Youtube diblokir di Iran. Alasannya tak lain karena persoalan budaya dan agama. Seluruh jejaring sosial itu dinilai tidak bermoral, merusak dan bertentangan dengan budaya Islam.
Dalam memblokir jejaring sosial tersebut, Iran telah membuat sensor khusus. Sehingga, media sosial tersebut tak dapat diakses oleh masyarakat Iran.
Akan tetapi aturan tersebut tak berlaku bagi hacker Iran. Mereka mampu menembus dan kembali aktif di jejaring-jejaring sosial tersebut.
Pun dengan sejumlah pemimpin Iran. Mereka turut melanggar aturan yang sejatinya dibuat oleh tangan mereka sendiri.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif salah satunya. Tak cuma aktif berkicau di Twitter, ia juga memiliki akun di Youtube.
Tak cuma dia, Otoritas tertinggi Iran, pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei diketahui juga memiliki sebuah akun dalam laman Twitter, dan Facebook. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris